Hari ini, IHSG Diprediksi Bergerak pada Kisaran 6.578-6.645

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 01 Februari 2018 - 08:40 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Setelah ditutup naik 0,46% atau 30,14 poin ke posisi 6.605 pada perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini diperkirakan bakal kembali menguat.

“Kendati demikian, para pelaku pasar diminta waspada terhadap potensi penurunan IHSG menyusul aksi ambil untung (profit taking) karena memanfaatkan kenaikan harga yang telah terjadi pada beberapa sesi perdagangan sebelumnya,” ujar Reza Priyambada, Binaartha Parama Sekuritas, di Jakarta, Kamis (01/02/2018).

Reza mengemukakan, tren kenaikan IHSG hingga kini masih terus berlanjut dan para pelaku pasar akan tetap marak melakukan aksi beli sehingga dapat mempertahankan posisi IHSG.

“Laju IHSG yang mampu melampaui perkiraan pelemahan telah menunjukkan masih adanya dorongan beli dan hal itu diprediksi masih dapat terus mempertahankan IHSG di zona hijau,” tukas Reza.

Karena itu, demikian Reza, aksi profit taking yang kemungkinan terjadi pada perdagangan hari ini dapat dimanfaatkan para pelaku pasar untuk mengakumulasi saham-saham PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dan PT Indofarma Tbk (INAF). (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →