Luhut Berharap Realisasi Investasi Infrastruktur Korea Selatan

Oleh : Herry Barus | Kamis, 21 Desember 2017 - 10:03 WIB

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap realisasi investasi Korea Selatan di sektor infrastruktur.

Dalam siaran pers di Jakarta, Rabu, harapan itu disampaikan Luhut dalam kunjungan kerja ke Seoul, Korea Selatan, Selasa (20/12/2017) di mana ia mengadakan pertemuan dengan Menteri Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korea Selatan Kim Hyun-mee.

Investasi luar negeri sendiri masih dibutuhkan karena dana APBN tidak cukup untuk membiayai proyek infrastruktur di Indonesia.

Menteri Kim mengatakan negaranya saat ini mengalokasikan lebih banyak lagi dana untuk investasi infrastruktur di luar negeri.

"Kedua kepala negara RI dan Korea Selatan telah menyetujui untuk mendorong kerja sama investasi. Kami memberi dukungan seluas-luasnya kepada perusahaan-perusahaan yang menanamkan modalnya di Indonesia dan kami harap Indonesia juga melakukan hal yang sama," katanya.

Ia menuturkan, seiring dengan tren yang mendunia saat ini, Pemerintah Korea Selatan sekarang sedang sangat aktif berinvestasi di bidang infrastruktur.

"Kami mengalokasikan dana untuk pembiayaan infrastruktur negara-negara berkembang, tahun ini nilainya kami naikkan 500 miliar dolar AS dari jumlah tersebut, 100 miliar dolar AS kami alokasikan untuk negara-negara ASEAN," katanya.

Kim mengatakan Korea Selatan telah berkomitmen untuk turut serta dalam pembiayaan LRT tahap dua dan tiga tetapi yang masih diharapkannya adalah kepastian investasi. Ia mengklaim negaranya telah sukses membangun kereta api cepat yang diadaptasi dari teknologi Prancis.

"Korea Selatan sangat tertarik mengikuti tender bakal pelanting untuk LRT, produk kami ini sudah terkenal secara global," ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Luhut menyambut baik dan berharap sudah ada yang bisa terealisasi sebelum kunjungan Presiden Joko Widodo ke negara tersebut.

Ia juga berjanji akan memberi kabar mengenai lelang tersebut.

Korea Selatan menjadi investor terbesar ketiga yang masuk ke Indonesia setelah Singapura dan Jepang. Sepanjang periode 2012-2016, investasi dari perusahaan asal negeri ginseng mencapai 7,5 miliar dolar AS untuk 7.607 proyek. (Ant)