Gapmmi Berharap Era Digitalisasi Industri Jangan Sampai Ada PHK

Oleh : Ridwan | Kamis, 19 Oktober 2017 - 08:00 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pengembangan sektor manufaktur dengan platform digital menjadi penting seiring kemajuan teknologi terkini dan berjalannnya era Industri 4.0.

Pemerintah telah menargetkan Indonesia menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di ASEAN pada tahun 2020.

"Digitalisasi itu tantangan, mau tidak mau kita harus ikut. Karena kalau negara-negara lain sudah melakukan itu, otomatis kita akan ketinggalan kalau tidak melakukan itu," ujar Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), Adhi Lukman kepada INDUSTRY.co.id di Jakarta (18/10/2017).

Namun, lanjut Adhi, disisi lain dengan adanya era digitalisasi kita harus mengorbankan pengurangan karyawan di sejumlah perusahaan.

"Saat ini banyak perusahaan yang merumahkan karyawannya, karena mereka semua pekerjaan yang dihandle oleh mereka sudah bisa dikerjakan oleh mesin," terangnya.

Disisi lain, harapan saya tentunya digitalisasi ini menjadi satu yang harus mau tidak mau harus dilakukan, tetapi bagaimana kita memperbesar kapasitas industri agar orang-orang ini bisa dialihkanke tempat yang lain.

"Disatu sisi kita mengurangi orang, di satu sisi kita bisa pindahkan mereka u tuk dipakai ke tempat yang lain," kata Adhi.

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →