PGRC Bangun Kilang Minyak Terintegrasi Pertama di Kawasan Ekonomi Khusus Palu
INDUSTRY.co.id - Palu - Dassault Systèmes ditunjuk sebagai mitra teknologi proyek ground breaking PT PGRC untuk membangun kilang minyak berkapasitas 300.000 bpd, termasuk komplek petrokimia dan cadangan petroleum strategis (SPR), yang bernilai lebih dari 9,8 milyar Euro, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia.
Kemitraan ini akan membantu para engineer PGRC mengelola dan merencanakan proyek konstruksi kilang minyak pertama di Indonesia, dalam kurun waktu lebih dari 20 tahun, dengan menggunakan platform 3D EXPERIENCE Dassault Systèmes.
Kilang minyak PT. PGRC di Palu akan menjadi salah satu proyek industri pertama dan kilang minyak pertama di KEK Palu, zona yang ditetapkan pemerintah untuk pengembangan ekonomi dan industri.
Fasilitas ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan mendesak Indonesia akan bahan bakar olahan dalam negeri, dan mengarahkan industri lokal menuju swasembada serta menciptakan potensi baru bagi bisnis hilir. Proyek ini telah membantu mendorong pertumbuhan ekonomi di Palu dan di kawasan tersebut, serta menciptakan lebih dari 4.000 lapangan kerja baru.
Platform 3DEXPERIENCE Dassault Systèmes, yang akan digunakan untuk mengelola seluruh proyek kilang minyak PT PGRC di Palu, memberikan informasi multidisiplin mengenai semua aset secara real-time dalam lingkungan virtual 3D, tidak hanya di fase ini, namun juga sepanjang fase di pabrik dan fasilitasnya dari waktu ke waktu.
Platform ini mampu merespon data real-time, yang memungkinkan manajer proyek membuat keputusan dengan lebih baik, yang akan mempengaruhi optimasi biaya, keamanan, perawatan, dan penjadwalan. Dirancang dengan fitur kolaborasi yang sudah terintegrasi, platform 3DEXPERIENCE juga akan mempersiapkan pekerja lapangan dengan lebih baik, memperbaiki manajemen proyek, menghilangkan silo, dan meningkatkan kerja sama.
Managing Director, Asia Pacific South, Dassault Systèmes, Masaki Sox Konno mengatakan, sangat menarik melihat industri tradisional dan industri yang dikelola pemerintah seperti industri minyak dan gas menjalani transformasi digital dengan platform 3DEXPERIENCE.
"Kami juga senang ditunjuk sebagai mitra teknologi strategis dan bisa menyaksikan peluang dan potensi besar yang diberikan teknologi ini kepada proyek tersebut, dan dampak positifnya terhadap orang-orang yang terlibat.”katanya.
Proyek kilang minyak terintegrasi yang juga termasuk komplek petrokmia dan cadangan petroleum strategis (SPR) di KEK Palu akan beroperasi dengan proses teknologi yang sangat otomatis, memastikan efisiensi operasional, keselamatan dan keamanan saat memproses bensin, minyak diesel, dan minyak tanah berkualitas tinggi sesuai dengan standar Euro V dan Migas.
Director, PGRC Mohammad Rusydi, menyatakan sangat antusias untuk membuat sejarah dengan pembangunan kilang minyak yang canggih ini. Selain menjadi fasilitas kilang minyak pertama di Indonesia dalam waktu yang lama, kilang minyak PGRC di kota Palu ini akan melalui proses konstruksi yang sepenuhnya dikelola dengan platform 3D yang inovatif dari Dassault Systèmes sebagai mitra teknologi.
"Kami yakin hal ini akan memungkinkan kami untuk melaksanakan dan menyelesaikan rencana kami dengan lebih baik. Keberhasilan proyek ini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi KEK di Palu dan industri di daerah tersebut. Kerjasama strategis dengan Dassault Systèmes ini akan menghasilkan kilang minyak digital kembar bagi PGRC, yang berarti kami akan membangun dan mengarap versi digital dari proyek kilang PGRC di Palu, bahkan sebelum memulai konstruksi fisiknya." ungkapnya.
KEK Palu adalah kawasan ekonomi pertama dari sembilan kawasan ekonomi yang dirancang pemerintah Indonesia dan yang pertama yang akan memiliki kilang minyak yang direncanakan. Kawasan seluas 500 Ha di sepanjang Koridor Ekonomi Sulawesi ini terbuka untuk pengembangan berbagai industri, serta menawarkan investor akses ke infrastruktur peraturan istimewa dan manfaat perpajakan untuk menstimulasi pertumbuhan di wilayah tersebut.