IHSG Diprediksi Kembali Menguat Berkat Momentum Positif

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 14 September 2017 - 10:25 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bakal memperoleh momentum positif yang dapat mengubah arah pergerakannya menjadi kenaikan jangka pendek.

“Aksi jual yang mereda dan disertai dengan dimulai aksi beli telah membuat pergerakan IHSG pada pekan ini ke kisaran 5.810-5.920 dibandingkan pada pekan sebelumnya di kisaran 5.745-5.810,” ujar Yuganur Wijanarko, analis PT KGI Sekuritas Indonesia di Jakarta, Kamis (14/09/2017).

Yuganur mengemukakan, hal tersebut menandakan munculnya momentum positif di pasar yang berpotensi mengubah arah pergerkannyaa menjadi tren jangka panjang yang positif. Dengan adanya peluang pembalikan arah pergerakan IHSG yang menguat, maka hal tersebut dapat dimanfaatkan oleh para pelaku pasar untuk mengakumulasi saham-saham pilihan.

Yuganur merekomendasikan BELI saham-saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP).

Secara teknikal, demikian Yuganur, BBTN, TLKM dan ASRI saat ini sedang masuk ke dalam proses perbaikan tren harga untuk jangka pendek dan menengah. Karena itu, ketiga saham tersebut menjadi menarik untuk diakumulasi. BBTN diprediksi bakal bergerak di rentang harga Rp3.180-3.280 per unit. Sedangkan harga TLKM dan ASRI masing-masing berpeluang bergerak di kisaran Rp4.940-5.040 per unit dan Rp360-380 per unit.

“Penurunan harga komoditas di pasar global ke level terendah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini serta valuasi sektoralnya yang cukup murah membuat LSIP menjadi menarik untuk diakumulasi. Harga LSIP ditargetkan bergerak pada kisaran Rp1.510-1.610 per unit,” pungkas Yuganur. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →