PELNI Perluas Layanan Shipping Agency, Dukung Petani Lokal Lewat Rantai Pasok Maritim
INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) terus memperkuat layanan keagenan kapal (shipping agency) melalui kolaborasi strategis bersama PT Agrito Roman Bali (Plaga Farm).
Kemitraan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan layanan keagenan yang semakin terintegrasi sekaligus mendukung penguatan rantai pasok pangan maritim berbasis produk pertanian dalam negeri.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Vice President Keagenan PELNI, Yusup Hanura, dan Direktur PT Agrito Roman Bali, I Gede Bingin Mustika, pada Rabu (18/6).
Melalui sinergi ini, kedua perusahaan akan mengoptimalkan penyediaan kebutuhan pangan segar bagi kapal-kapal domestik maupun internasional yang beroperasi dan singgah di berbagai pelabuhan di Indonesia.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari transformasi bisnis perusahaan dalam mengembangkan layanan keagenan yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus memperkuat ekosistem maritim nasional.
"Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PELNI terus mengembangkan layanan keagenan yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan kapal-kapal yang dilayani memperoleh pasokan bahan pangan segar dengan kualitas terbaik, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi produk pertanian lokal untuk masuk ke rantai pasok industri maritim," ujar Ditto.
Dalam implementasinya, PELNI akan mendukung penyediaan berbagai kebutuhan fresh provisions, mulai dari buah-buahan, sayur-sayuran, hingga produk daging yang memenuhi standar kualitas bagi operasional kapal.
Kehadiran rantai pasok yang lebih terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan keagenan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas kapal selama berada di pelabuhan.
Tak hanya memperkuat aspek operasional, kolaborasi ini juga diharapkan menghadirkan dampak ekonomi yang lebih luas melalui peningkatan penyerapan hasil pertanian lokal.
Dengan jaringan layanan keagenan dan operasional PELNI yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia, produk-produk agrikultur nasional berpeluang memasuki pasar yang lebih luas, termasuk memenuhi kebutuhan kapal-kapal internasional.
"Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi peningkatan kualitas layanan keagenan PELNI, tetapi juga bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami ingin menciptakan ekosistem yang saling menguatkan antara sektor pelayaran dan sektor pertanian sehingga mampu menghasilkan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh pihak," tambah Ditto.
Ruang lingkup kerja sama mencakup optimalisasi operasional pelabuhan yang lebih efisien dan terintegrasi, penguatan rantai pasok pangan maritim, peningkatan kualitas pasokan pangan di atas kapal, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan hasil pertanian dalam negeri.
Melalui kemitraan ini, PELNI berharap layanan keagenan kapal tidak hanya menjadi bagian penting dari ekosistem logistik nasional, tetapi juga mampu menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi daerah dengan meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar domestik maupun internasional.