Scoot Garap Pasar Indonesia Lewat Kampanye Sambal si Petualang, Perkuat Koneksi dengan Wisatawan Lokal

Oleh : Hariyanto | Kamis, 07 Mei 2026 - 15:14 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - JAKARTA — Maskapai penerbangan berbiaya rendah Scoot memperkuat penetrasi pasar Indonesia melalui strategi pemasaran berbasis budaya lokal. Anak usaha Singapore Airlines itu meluncurkan kampanye terbaru bertajuk Sambal si Petualang, sebuah inisiatif yang mengangkat sambal sebagai simbol kedekatan emosional masyarakat Indonesia dengan makanan dan perjalanan.

Melalui kampanye ini, Scoot menggandeng seniman visual asal Jakarta, Martcellia Liunic, untuk menghadirkan tiga aksesori perjalanan edisi khusus yang dirancang dengan konsep unik dan fungsional. Produk tersebut dilengkapi kantong resleting yang memungkinkan pelanggan membawa sambal kemasan saat bepergian, menjawab kebiasaan khas masyarakat Indonesia yang kerap merasa santapan belum lengkap tanpa sambal.

Peluncuran kampanye digelar di ARTOTEL Gelora Senayan dan dihadiri jajaran manajemen Scoot serta pelaku industri kreatif. Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari strategi brand engagement Scoot untuk membangun kedekatan yang lebih kuat dengan konsumen domestik melalui pendekatan yang relevan secara budaya.

Chief Commercial Officer Scoot, Calvin Chan, mengatakan kampanye tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kekayaan kuliner Indonesia sekaligus upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih personal bagi pelanggan.

“Kampanye Sambal si Petualang merupakan perayaan kekayaan warisan kuliner Indonesia yang dirancang untuk menghadirkan rasa nyaman bagi pelanggan kami dari Indonesia, sehingga mereka tetap dapat merasakan cita rasa rumah ke mana pun mereka bepergian,” ujar Calvin Chan di Jakarta, Kamis (7/5/2026). 

Ia menambahkan, Scoot melihat perjalanan bukan sekadar mobilitas, melainkan pengalaman menemukan hal baru, membangun koneksi, dan menciptakan momen yang berkesan. Menurutnya, kolaborasi dengan kreator lokal menjadi salah satu strategi penting untuk memperkaya pengalaman pelanggan sekaligus memperkuat positioning Scoot di pasar Indonesia.

Sebagai bagian dari kampanye, Scoot juga melibatkan sejumlah kreator konten perjalanan asal Indonesia untuk melakukan perjalanan ke berbagai destinasi internasional yang dilayani Scoot. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan visibilitas merek sekaligus memperluas jangkauan kampanye di kalangan wisatawan muda yang menjadi target utama maskapai.

Aksesori perjalanan edisi terbatas tersebut akan didistribusikan melalui skema blind box dan bisa ditukarkan pelanggan di sejumlah bandara utama Indonesia, termasuk Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta, Bandar Udara Internasional Kualanamu, Bandar Udara Internasional Juanda, dan Yogyakarta International Airport mulai pertengahan Mei hingga awal Juli 2026.

Sementara itu, Liunic menilai kolaborasi ini menjadi cara menarik untuk mengubah elemen keseharian masyarakat Indonesia menjadi produk yang memiliki nilai emosional sekaligus fungsi praktis.

“Saya merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan Scoot untuk mewujudkan kampanye Sambal si Petualang. Sebagai orang Indonesia dan pecinta sambal, kolaborasi ini menjadi sangat bermakna karena kami mengubah sesuatu yang dekat dengan keseharian menjadi sesuatu yang menyenangkan sekaligus fungsional,” kata Liunic.

Secara bisnis, Indonesia masih menjadi salah satu pasar strategis bagi Scoot. Saat ini maskapai tersebut melayani penerbangan ke 16 kota di Indonesia, termasuk destinasi baru Belitung. Dengan rencana pembukaan rute ke Pontianak pada Juni 2026, total jaringan Scoot di Indonesia akan bertambah menjadi 17 destinasi.

Ekspansi jaringan dan pendekatan pemasaran berbasis budaya lokal ini menunjukkan upaya Scoot untuk memperkuat pangsa pasar di tengah kompetisi industri penerbangan regional yang semakin ketat, khususnya dalam segmen wisatawan muda dan pelanggan yang mencari pengalaman perjalanan yang lebih personal.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →