Eksplorasi Dunia Kuda Laut Lewat Program Terbaru di Singapore Oceanarium

Oleh : Candra Mata | Jumat, 27 Maret 2026 - 11:40 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Singapore Oceanarium menghadirkan program terbaru bertajuk Animal Spotlight: Seahorses, yang mengajak pengunjung untuk mengenal lebih dekat dunia kuda laut sekaligus menjelajahi kekayaan keanekaragaman hayati laut Singapura.

Program ini berupa tur berpemandu selama 45 menit yang diselenggarakan setiap hari, dengan jumlah peserta terbatas hingga delapan orang per sesi. 

Konsep ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih personal dan mendalam, di mana peserta dapat memahami kehidupan laut melalui akses eksklusif di balik layar bersama tim perawat satwa.

Dalam tur ini, pengunjung akan diajak menjelajahi beberapa habitat utama di dalam oceanarium sebelum memasuki Seahorse Support Area yang baru dibuka. Di area khusus ini, peserta dapat menyaksikan langsung proses pemberian pakan, sekaligus mempelajari teknik perawatan, pembiakan, dan pemeliharaan kuda laut.

Kuda laut sendiri dikenal memiliki keunikan biologis, seperti fenomena kehamilan pada jantan serta teknik berburu yang khas. Meski berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, populasi kuda laut saat ini menghadapi berbagai ancaman, mulai dari hilangnya habitat, polusi, hingga tertangkap sebagai tangkapan sampingan dalam aktivitas perikanan.

Melalui program ini, Singapore Oceanarium juga menyoroti tantangan tersebut sekaligus memperkenalkan berbagai upaya konservasi yang dilakukan, termasuk survei pemantauan dan kolaborasi penelitian di kawasan Asia Tenggara untuk melindungi populasi kuda laut liar beserta habitatnya.

Animal Spotlight: Seahorses tersedia setiap hari dengan harga S$28 per peserta (di luar tiket masuk). Setiap sesi berlangsung selama 45 menit dengan maksimal delapan peserta, yang juga akan mendapatkan lanyard dan kartu identitas eksklusif program.

Program ini menjadi bagian terbaru dari rangkaian Animal Spotlight yang berkelanjutan, yang sebelumnya telah menghadirkan tema seperti manta ray, karang, dan ubur-ubur, sebagai upaya meningkatkan kesadaran global terhadap konservasi laut.