Bukan Sekadar Pantai! Tanjung Lesung Bersolek Jadi Destinasi Favorit Baru Jabodetabek

Oleh : Ridwan | Rabu, 28 Januari 2026 - 14:13 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Banten – Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi kawasan wisata Tanjung Lesung, Banten, dalam menegaskan diri sebagai destinasi pariwisata modern yang tak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga inovasi, keberlanjutan, dan pengalaman yang berkesan bagi pengunjung.

Di tengah tren positif pariwisata nasional, Tanjung Lesung tampil konsisten membangun citra sebagai destinasi yang memorable. Sepanjang 2025, kawasan ini dipenuhi berbagai agenda komunitas dan event berskala besar yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman, bukan sekadar keramaian.

Sejumlah kegiatan seperti Rhino Eco Run, Sunset Fun Run Fest, Aero Sport Fest, hingga Exciting Banten Festival sukses menarik wisatawan dari berbagai kalangan. Aktivitas lari di tepi pantai, wisata kuliner lokal, hingga pameran kerajinan daerah menciptakan suasana interaktif yang meninggalkan kesan mendalam bagi pengunjung.

“Event-event di Tanjung Lesung bukan sekadar inovasi untuk mendatangkan pengunjung. Kami ingin menjadikannya tempat yang memorable, di mana orang datang, berinteraksi, dan pulang membawa cerita,” ujar Direktur Utama Tanjung Lesung, Poernomo Siswaprasetijo.

Menurut Poernomo, pengembangan kawasan juga dibarengi dengan komunikasi aktif bersama pemerintah daerah, pusat, serta para pemangku kepentingan sektor pariwisata. Upaya tersebut berbuah pengakuan melalui penghargaan Kabar Banten Awards, yang semakin memperkuat posisi Tanjung Lesung sebagai destinasi unggulan.

Tol Serang - Panimbang Ubah Peta Wisata

Optimisme semakin menguat memasuki 2026, seiring rencana dibukanya Tol Serang–Panimbang Seksi 2 pada Oktober 2026. Infrastruktur ini diprediksi memangkas waktu tempuh dari Jabodetabek ke Tanjung Lesung menjadi hanya sekitar dua hingga dua setengah jam.

“Tol ini akan mengubah peta wisata Jabodetabek. Tanjung Lesung tak lagi terasa jauh, bahkan setara dengan perjalanan ke Puncak, Bogor,” ungkap Poernomo yang juga menjabat CEO Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter.

Menyambut momentum tersebut, pengelola kawasan memperkaya atraksi wisata, mulai dari olahraga air, aktivitas darat, hingga wisata budaya. Dari sisi kenyamanan, empat pantai yang dimiliki—termasuk private beach Kalica—dirawat secara rutin agar tetap bersih dan alami.

Pilihan akomodasi pun disiapkan dengan variasi harga, sehingga wisatawan dari berbagai segmen dapat menikmati liburan sesuai preferensi mereka.

Fokus Keamanan dan Keberlanjutan

Keamanan pengunjung turut diperkuat melalui pembangunan pengaman pantai sepanjang 14 kilometer yang dilengkapi jogging track dan pedestrian. Fasilitas ini bahkan menjadi favorit baru bagi wisatawan untuk berolahraga santai sambil menikmati panorama sunrise dan sunset.

Tak kalah penting, Tanjung Lesung juga menaruh perhatian besar pada keberlanjutan lingkungan. Program rutin pembersihan pantai, penanaman pohon, penangkaran penyu, konservasi terumbu karang, hingga skema “orangtua asuh” terumbu karang dijalankan untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut.

“Ini adalah ikhtiar kami menjaga harmoni antara alam dan pariwisata, agar keindahan Tanjung Lesung hari ini tetap bisa dinikmati generasi mendatang,” tutup Poernomo.