Aero Sport Fest 2025 Hidupkan Langit Tanjung Lesung, Ribuan Pengunjung Padati Bandara Salakanagara

Oleh : Ridwan | Jumat, 21 November 2025 - 12:38 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Pandeglang – Suara tepuk tangan membahana ketika dua pesawat Cessna melintas rendah di atas Bandara Salakanagara, Sabtu (15/11). Aksi itu disusul tujuh paramotor yang menari di langit Tanjung Lesung, dilanjutkan demonstrasi aeromodelling dan drone yang bermanuver tajam. 

Lebih dari 500 pengunjung dibuat terpukau dalam gelaran Aero Sport Fest 2025, festival dirgantara tahunan kolaborasi Pusterau TNI AU dan Tanjung Lesung.

Tahun ini, festival tampil lebih segar dengan menggandeng komunitas kreatif seperti Basecamp XAuto, Komunitas Campervan Indonesia, serta puluhan pelaku UMKM. Perpaduan olahraga dirgantara dan wisata pesisir membuat ajang ini menjadi magnet bagi keluarga yang ingin menghabiskan akhir pekan.

Kapusterau TNI AU Marsma TNI Tjahja Elang Migdiawan, S.T., M.M, menegaskan bahwa Aero Sport Fest bukan sekadar tontonan, melainkan wadah edukasi dan pembinaan kedirgantaraan bagi masyarakat.

“Festival ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap dunia dirgantara melalui kegiatan edukatif, rekreatif, dan produktif,” ujarnya.

Tjahja menyebut Tanjung Lesung dipilih karena mampu menggabungkan olahraga dirgantara dengan pariwisata, serta didukung antusiasme masyarakat sekitar.

Ia juga mengapresiasi dukungan Tanjung Lesung yang dinilai berhasil memfasilitasi penyelenggaraan acara secara aman dan lancar.

Tjahja melihat semakin banyak anak muda terlibat dalam aktivitas dirgantara. Ia bahkan berdiskusi dengan manajemen Tanjung Lesung terkait rencana menjadikan aerosport seperti paralayang dan paramotor sebagai ekstrakurikuler di SMA 2 President (Boarding School).

“Kami ingin kegiatan ini menjadi wadah pembinaan potensi kedirgantaraan yang aman dan menyenangkan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan resmi bagi pilot olahraga, terutama dengan hadirnya Captain Meggy (PPI Curug) dan Captain Win Winarso (DKPPU Kemenhub) dalam rangka mendorong percepatan penerbitan Sport Pilot License (SPL).

Aero Sport Fest 2025 turut menyajikan agenda ramah keluarga, seperti lomba mewarnai untuk TK, lomba menggambar SD, serta lomba fotografi. Seluruh pemenang diumumkan di tempat, membuat suasana festival semakin semarak.

Komunitas Campervan Indonesia juga ikut meramaikan acara dengan memamerkan beragam kendaraan, mulai dari overland, campervan, motorhome, hingga caravan.

“Ini kombinasi yang menarik, memadukan wisata, dirgantara, dan komunitas,” ujar Jaka selaku Ketua Komunitas Campervan Indonesia.

Direktur Utama Tanjung Lesung, Poernomo Siswoprasetijo, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung perkembangan olahraga dirgantara di Indonesia. Bandara Khusus Salakanagara saat ini memiliki runway 600 meter dan direncanakan diperpanjang 200–400 meter.

“Komunitas di Bandara Salakanagara terus bertambah, seperti Indonesian Flying Club, Bandung Flying Club, dan sekolah penerbangan lainnya,” ungkapnya.

Direktur Operasional Tanjung Lesung, Kunto Wijoyo, menambahkan bahwa bandara tersebut kini semakin aktif.

“Setiap minggu pasti ada yang landing di sini. Mulai pesawat Cessna, drone, terbang layang hingga para trike,” jelasnya.

Ia optimistis Bandara Salakanagara akan menjadi pusat olahraga dirgantara yang diminati, apalagi fase perkenalan sudah selesai dan kini masuk tahap pengembangan.

“Tahun depan kemungkinan kami membangun hanggar baru untuk memperkuat fungsi bandara sebagai pusat kegiatan dirgantara,” ujarnya.

Sebagai kawasan berstatus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Tanjung Lesung membuka kesempatan kolaborasi dengan sekolah penerbangan, komunitas aerosport, penyelenggara event outdoor, hingga kegiatan wisata keluarga.

“Kami ingin Tanjung Lesung menjadi tempat yang nyaman bagi siapa pun yang ingin berkegiatan, baik di laut, darat, maupun udara,” tutup Kunto Wijoyo.