Sejarah, Rosan Roeslani: Indonesia Akan Punya Kampung Haji di Tanah Suci Mekkah
INDUSTRY.co.id - Jakarta - Keinginan Indonesia untuk mempunyai Kampung Haji di Tanah Suci akan segera terwujud. Kampung haji ini nantinya akan menjadi pusat layanan dan akomodasi bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia di Tanah Suci, Mekkah.
Hal ini diperkuat oleh Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani yang menyebutkan bahwa Indonesia berkesempatan memiliki tanah berstatus hak milik di Tanah Suci.
Dikutip dari unggahan Rosan di laman Instagram pribadinya @rosanroeslani mengungkapkan rasa suka cita atas pencapaian tersebut.
"Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia berkesempatan memiliki lahan dengan status hak milik di Mekkah," tulis Rosan seperti dikutip redaksi pada Senin (18/8/2025).
"Dalam laporan kepada Bapak Presiden @prabowo, saya menyampaikan tindak lanjut inisiatif ini, yang telah memasuki tahap pengkajian untuk proses pembelian delapan plot lahan, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Arab Saudi," ungkapnya.
Rosan menyebut realisasi historis tersebut akan dipimpin oleh Danantara secara profesional dan juga transparan.
"Danantara akan memimpin realisasi historis ini secara profesional dan transparan, yang insyaallah akan membawa manfaat besar bagi umat, bangsa, serta hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi," ungkap Rosan.
Jamaah Haji Indonesia nantinya akan mendapatkan manfaat nyata berupa fasilitas penginapan yang baik dan nyaman di Makkah, yang dapat dikembangkan menjadi pusat layanan terpadu untuk kebutuhan ibadah, klinik kesehatan, serta ruang pembinaan manasik di lokasi yang strategis.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Rosan melakukan lawatan kerja ke Jeddah dan Makkah, Arab Saudi. Dalam kunjungannya, Rosan meninjau lebih dari 10 opsi lahan dan tiga proyek besar yang ada di Makkah. Lokasi-lokasi ini menjadi kandidat potensial untuk pembangunan Kampung Haji, yang dirancang mencakup fasilitas akomodasi, pusat layanan jemaah, klinik kesehatan, serta ruang pertemuan untuk pembinaan ibadah.
Rosan juga mengadakan pertemuan dengan otoritas Kerajaan Saudi Arabia, termasuk Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC) yang berwenang dalam perencanaan, pengembangan, dan perbaikan fasilitas pelayanan di Makkah dan Tanah Suci.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi bagi jutaan jemaah haji dan umrah Indonesia setiap tahunnya. Kunjungan ini juga menandai pertama kalinya dalam sejarah Indonesia mengambil inisiatif terukur untuk memiliki fasilitas resmi dan permanen di Makkah guna mendukung pelayanan jemaah.