Rayakan Kemerdekaan Tebing dan Gua jadi Pilihan Tim Mapala UI Kibarkan Bendera
INDUSTRY.co.id, Depok - Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-72 yang jatuh pada Kamis, 17 Agustus 2017. Untuk memeriahkannya, para Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) mengirimkan dua tim ekspedisi untuk mengibarkan bendera merah putih di dua tempat di Indonesia.
Kedua destinasi yang Mapala UI yakni di Tebing Puruk Sandukui di Kalimantan Tengah dan Gua Hatusaka di Maluku Tengah. Tebing Puruk sendiri merupakan tebing dengan batuan andesit, yang terletak di Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Kawasan ini dijuluki sebagai kawasan Heart of Borneo yang dilindungi oleh WWF Indonesia.
Diikuti oleh delapan orang anggota Mapala UI, mereka semua akan melakukan penanjakan pada tanggal 17 Agustus 2017 dan direncakan akan mencapai puncak pada tanggal 24 Agustus 2017 lalu mengibarkan bendera merah putih untuk pertama kalinya di puncak tebing perawan ini.
Selain tim pemanjat, Mapala UI juga mengirimkan Tim Eksplorasi Budaya. Kegiatan tim tersebut yakni untuk menggali potensi alam dan budaya yang dimiliki Suku Dayak Ot Danum yang bermukim di Desa Tumbang Hatung dan Tumbang Napoi,
“Tebing ini bikin merinding, berdiri dengan gagah dengan tinggi kira-kira 250m - 300m seperti jari telunjuk”, ujar Gregorius Benhard Praga (M-1010-UI), melalui siaran persnya yang diterima Industry.co.id, Jakarta, Senin (14/8/2017).
Selain di puncak tebing perawan Kalimantan, delapan anggota Mapala UI akan mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Gua Hatusaka, yaitu gua terdalam di Indonesia yang terletak di Taman Nasional Manusela, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Seram, Maluku.
Gua ini memiliki total kedalaman 388 meter dengan entrance pada ketinggian 900 mdpl. Taman Nasional Manusela merupakan kawasan konservasi yang meliputi 75 persen Kabupaten Maluku Tengah. Kawasan yang kaya akan batu gamping ini memiliki potensi besar dalam kegiatan speleologi. Potensi tersebut salah satunya berupa banyaknya gua-gua yang belum pernah ditemukan dan dieksplor.
Tim Manusela Speleology Expedition akan berangkat ke Maluku Tengah, pada 5 Agustus 2017. Dalam ekspedisi ini, Tim juga akan melakukan penelitian berupa pencarian, pemetaan dan eksplorasi gua-gua baru di kawasan Taman Nasional Manusela berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Penginderaan Jauh yang masih sangat jarang diterapkan oleh penelusur gua di Indonesia.
“Diharpakan dengan adanya ekspedisi ini dapat memabntu untuk mengembangkan potensi wisata di daerah masing-masing tersebut, dan kami akan merekomendasikan sebagai destinasi wisata alam pada pemerintah setempat," kata ohanes Poda Sintong (M-954-UI) selaku Ketua Mapala UI.
Selain bertujuan mendongkrak potensi wisata Kalimantan dan Maluku, kedua ekspedisi ini merupakan wujud kecintaan para anggota Mapala UI terhadap NKRI, seperti yang pernah dikatakan oleh Soe Hok Gie (M-007-UI), salah satu tokoh pendiri Mapala UI.
“patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat," pungkasnya.