Surya Biru Murni Acetylene Optimistis, Siap Hadapi Prospek Cerah Jelang Akhir Tahun

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 20 September 2023 - 08:35 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Balikpapan - PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) siap menghadapi prospek yang cerah dan optimistis menjelang akhir tahun 2023, bahkan di tengah tahun politik di Indonesia.

 

Indrawijaya Rangkuti, Corporate Secretary SBMA, mengatakan,” Komitmen kami yang teguh terhadap inovasi, ketahanan, dan kemampuan beradaptasi, menempatkan kami untuk berkembang dalam lingkungan yang dinamis ini.”

 

“SBMA percaya bahwa dedikasi terhadap nilai-nilai inti, ditambah dengan visi strategis perseroan, akan memungkinkan kami mengatasi tantangan dan meraih peluang, memastikan masa depan yang sejahtera bagi perusahaan dan pemangku kepentingan kami,” ujar Indrawijaya dalam keterangan resmi kepada Media, Selasa (19/09/2023).

 

SBMA telah dengan cermat menyusun serangkaian strategi yang komprehensif dalam mengantisipasi tahun politik Indonesia. Strategi-strategi ini dirancang untuk menavigasi lanskap politik yang dinamis dan terus berkembang, memastikan bahwa perusahaan tetap tangguh, mudah beradaptasi, dan siap untuk tumbuh.

 

Dengan memantau secara ketat perkembangan politik, melibatkan pemangku kepentingan utama, dan tetap mengikuti perubahan peraturan, SBM bertujuan untuk menjaga kepentingannya, membina hubungan positif, dan memanfaatkan peluang yang mungkin muncul selama periode kritis ini.

 

Langkah-langkah proaktif ini menggarisbawahi komitmen kami terhadap kewarganegaraan korporat yang bertanggung jawab dan praktik bisnis berkelanjutan, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kesuksesan jangka panjang dan kemakmuran perekonomian Indonesia.

 

Secara rinci, SBMA telah memproduksi ASP KDON 550/700 (ASP LAMA) sebanyak 302.617 meter kubik untuk periode Januari - May 2023. Lalu untuk periode Juni-Agustus, dengan menggunakan ASP Baru, perseroan mampu memproduksi ASP KDO 1500 Y sebanyak 1.222.277 meter kubik. Selanjutnya ada produksi Filling Station sebanyak 1.099.684 meter kubik dan juga ada produk Acetylene Plant sebanyak 487 ton per Agustus 2023.

 

Hingga kini, SBMA sudah meraih 12 Kontrak baru dengan customer, teranyar perseroan meraih kontrak untuk pembelian liquid oxygen dengan PT Ono Kreasi Gasindo pada 1 September 2023.

 

Guna memperkokoh posisinya, ekspansi bisnis akan terus dilakukan. Untuk kontrak baru perseroan di kuartal 4 tahun ini sudah memiliki road maps yang terang.

 

“Untuk Balikpapan masih on progress tender di Elnusa, untuk pengadaan liquid nitrogen on progress juga dengan Kutai Refinery Nusantara untuk permintaan kebutuhan Lin nya. Dan saat ini juga on process liquid nitrogen untuk kebutuhan PT Gemilang Utama Nusantara, di Muara Wahau,” pungkas Indrawijaya.***

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →