Kemenperin Pastikan Baterai Kendaraan Listrik Berlabel SNI

Oleh : Ridwan | Senin, 25 Juli 2022 - 18:52 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan bahwa setiap baterai kendaraan listrik yang digunakan pada kendaraan listrik di Indonesia harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Hal tersebut untuk memastikan baterai yang digunakan tersebut aman dan tidak menimbulkan bahaya bagi pengguna kendaraan listrik di Tanah Air.

"Kami dari kementerian-kementerian terkait telah menetapkan standarisasi untuk menciptakan perlindungan konsumen dan pabrikan. Jadi jangan sampai baterai yang dibuat, yang ada ini nantinya ketika di charger, malah tidak aman,” kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawazier di Jakarta, Senin (25/7).

Saat ini, lanjut Taufiek, Kemenperin bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah memiliki 10 standarisasi untuk baterai kendaraan listrik di Indonesia. 

Standarisasi yang ditetapkan ini berkaitan dengan keamanan, efisiensi, bentuk dan ukuran, serta SPKLU.

Dirjen ILMATE juga mengimbau pelaku industri baterai dan pabrikan agar tidak membuat baterai hanya untuk kendaraan listrik tertentu saja. Pasalnya, hal ini dinilai sebagai investasi yang sia-sia karena akan memperlambat proses elektrifikasi.

“Kami sedang siapkan agar SPKLU tidak bikin untuk merek tertentu saja, itu wasting investasi. Kita lagi bikin standarnya. Tapi paling tidak SPKLU-nya itu comply dengan semua merek baterai apapun. Itu untuk motor dulu ya,” tutup Taufiek.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →