Komisaris PLN Batam: Carikan Teknologi Anti Petir yang Paling Canggih

Oleh : Herry Barus | Senin, 07 Februari 2022 - 11:44 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Batam—Petir kembali berulah. Akhir pekan lalu, petir menyerang jaringan transmisi Muka Kuning – Tanjung Kasam. Akibatnya,  aliran listrik di sebagian wilayah Batam mengalami pemadaman.  Komisaris Bright PLN Batam, Rizal Calvary, langsung meluncur ke lokasi kejadian.

“Saya minta manajemen carikan teknologi anti petir yang lebih canggih. Ini kejadian sudah berkali-kali, petirnya lebih cerdas. Di kasih anti petir, yang diserang anti petirnya. Jebol deh transmisi kita. Kita tidak boleh menyerah begitu saja,” tegas Rizal di Batam dalam keterangannya.

Rizal mengatakan, waktu itu dirinya sedang kunjungan Imlek ke Vihara, tiba-tiba listrik padam. “Saya cek ternyata subuh, ada transmisi kami kembali diserang petir,” ujar Rizal.

Rizal mengatakan, petir kali ini sangat cerdas. Sebab yang diserang duluan adalah penangkalnya. Akibat sambaran petir ini, dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Kasam terterganggu. “Saya langsung meluncur ke lapangan, alhamdulilah, puji Tuhan, tim kami dengan sigap langsung melakukan pemulihan bertahap,” ujar Rizal.

Rizal mengatakan, Batam merupakan daerah rawan petir. Sebab tanah di Batam bercampur berbagai logam seperti bauksit dan kawan-kawan. Akibatnya, petir tergoda menyambar obyek-obyek berlogam ke bawah tanah. “Dia berseliweran di wilayah udara Pulau Batam dan Kepri secara umum,” papar Rizal, yang juga menjabat Komite Investasi Kementerian Investasi-RI ini.

Akhir pekan, didampingi Sekretaris Perusahaan Hamid Hamidi, dan direksi di PLTU TJG Kasam, Rizal mengunjungi PLTU Tanjung Kasam, Batam. Sekaligus menyaksikan proses firing pembangkit yang tengah berlangsung.

“Berdasarkan hasil penelusuran petugas dilapangan, gangguan disebabkan petir yang menyambar jaringan transmisi mengakibatkan PLTU Tanjung Kasam mengalami trip. Dampaknya PLN Batam kehilangan pasokan daya sebesar 100 MW, dari dua unit mesin pembangkit yang tidak beroparsi,” kata Vice President of Public Relations Bright PLN Batam, Bukti Panggabean.

Bukti menerangkan apabila ada gangguan listrik karena sesuatu hal maka untuk melindungi sistem jaringan distribusi listrik dan pembangkit dilakukan pemutusan jaringan secara otomatis melalui sebuah Circuit Breaker (CB). CB-trip berfungsi untuk melindungi jaringan distribusi listrik dan pembangkit dari kerusakan sistem yang lebih luas, dengan cara saling melepaskan diri.

Saat ini bright PLN Batam masih berupaya melakukan pemulihan secara bertahap. “Petugas dilapangan tengah melakukan upaya pengecekan dan upaya perbaikan untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan. Proses penormalan terus kami lakukan, PLTU Tanjung Kasam saat ini dalam persiapan start kembali. Karena butuh waktu untuk memanaskan uap diperkirakan dapat masuk ke sistem selama 8-10 jam kedepan. Hal ini memaksa kami untuk melakukan pemadaman dibeberapa tempat pada sebagian wilayah Batam. Jadwal pemadaman dapat dilihat pada Facebook dan website resmi bright PLN Batam” beber Buktii.

Mewakili PLN Batam, saya meminta maaf atas pemadaman listrik dan ketidaknyamanan ini. Kami selalu berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan proses perbaikan dan penormalan bertahap dan mengupayakan semua berjalan dengan aman sehingga sistem kelistrikan dapat pulih kembali lebih cepat” tutup Bukti