Ketum Kadin Beberkan Poin Penting Pertemuan dengan Enam Serikat Buruh: Ujungnya Bikin Pekerja Sejahtera
INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid melakukan pertemuan dengan enam serikat buruh Indonesia.
Pertemuan yang dihelat dibilangan Jakarta Selatan tersebut digelar untuk membicarakan kesejahteraan buruh di Indonesia.
Dijelaskan Arsjad, pertemuan kali ini tidak hanya membicarakan soal upah minimum pekerja, tetapi juga membuat roadmap atau peta jalan untuk menyamakan kesejahteraan.
"Melihat kesejahteraan bukan satu sisi saja tapi dimensinya banyak makanya kita bicara dan diskusikan, makanya kita bikin roadmap untuk menyamakan kesejahteraan ini," kata Arsjad di acara dialog serta pengukuhan kelompok kerja, di Jakarta, Kamis (14/1/2022).
Hasil dialog dijadikan dasar untuk membuat kelompok kerja antara Kadin Indonesia beserta serikat pekerja. Pembentukan kelompok kerja dikuatkan melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
Arsjad Rasjid mengatakan kelompok kerja juga bertujuan untuk merumuskan dan mengimplementasikan program-program kerja, demi meningkatkan kesejahteraan tingkat perekonomian buruh dan pekerja.
Dalam MoU, antara lain disepakati program pelatihan tingkat nasional. Program tersebut meliputi pelatihan, pemagangan dan sertifikasi yang dilakukan secara bersama antara lembaga pelatihan, lembaga sertifikasi dan industri.
Selain itu juga disepakati program penyediaan kawasan perumahan, lengkap dengan fasilitas kesehatan dan pendidikan bagi buruh dan pekerja di kawasan industri.
Kadin dan serikat buruh juga sepakat menyusun road map, yang ramah terhadap pengusaha serta buruh dan berujung pada peningkatkan kesejahteraan semua pihak, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nuwa Wea, di kesempatan tersebut juga mengungkapkan bahwa permasalahan-permasalahan ketenagakerjaan tidak hanya bisa dilakukan melalui unjuk rasa, tetapi juga bisa dilakukan dengan dialog untuk membahas dan menyelesaikan masalah yang ada.
"Isu-isu ketenagakerjaan tidak hanya kita selesaikan dengan unjuk rasa besar-besaran. Tapi itu jadi jalan upaya terakhir, ketika saluran komunikasi sudah tersumbat, langkah unjuk rasa kita ambil," ungkap Andi.
Selain itu, Wakil Ketua Umum bidang Ketenagakerjaan Kadin Indonesia, Adi Mahfudz Wuhadji menjelaskan bahwa nantinya rumah ketenagakerjaan ini akan menjadi sinkronisasi antara pengusaha dan buruh.
Ia juga menuturkan mengenai masalah roadmap ini, bahwa ke depan, akan dibangun persepsi yang sama antara pengusaha dan buruh.
“Akan kita bangun jadi persepsinya pengusaha kaya apa, versinya pekerja atau buruh tuh kaya apa itu kita harmonisasikan kita sinkronisasi segala macamnya baru kita sampaikan ke pemerintah," kata Adi.