KJN ExpressTetap Optimis dan Siapkan Beberapa Langkah Strategis di Tahun 2021

Oleh : kormen barus | Selasa, 31 Agustus 2021 - 19:46 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id, Jakarta- PT Krida Jaringan Nusantara Tbk atau KJN Express merasakan tekanan  besar selama pandemi Covid-19. Bisnis KJN Express terkait  kerja sama trucking & logistik dengan berbagai bidang usaha seperti alat kesehatan, medis, sayur mayur, kebutuhan pokok, fashion marketplace dan bakery, ikut terganggu.

“Pandemi kegiatan  trucking seperti sayur mayur mengalami hambatan karena aturan PPKM. Misalnya daerah PIK itu tidak boleh masuk karena ketatnya aturan, sehingga kegiatan sangat menghambat kegiatan bisnis,”ujar Sunarto, Direktur Utama KJN Express dalam jumpa Media, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan di Kantor KJN, Kramat VII, Jakarta, Selasa (31/08/2021).

Dijelaskan Sunarto, perkembangan  teknologi menyebabkan volume transaksi jasa pengiriman dokumen segmen korporasi terus menurun. Karena pelanggan  seperti sektor perbankan, asuransi, misalnya, telah beralih ke dokumen digital.

Sepanjang tahun 2020, pendapatan KJN, mengalami kenaikan sebesar 4,30% dibandingkan tahun 2019. Meski mengalami kenaikan pendapatan, bagi Sunarto, beban pokok penjualan perusahaan juga mengalami kenaikan sebesar 48,50% dan penurunan beban usaha sebesar 0,13 %. “Perseroan mengalami kerugian bersih sebesar Rp 1,6 miliar atau menurun dibanding tahun 2019 yang membukukan laba sebesar Rp 260 miliar,”ujarnya.

Menyinggung soal sepeda,  Sunarto mengatakan, layanan sepeda, tadinya sebagai wujud dukungan KJEN terhadap program pemerintah. Onthel diharapkan mampu mengatasi kemacetan, ramah lingkungan, serta menyehatkan.

Selain kata dia, Onthel adalah bentuk komitmen KJEN untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan yang disesuaikan dengan perkembangan moda transportasi. "Tadinya Onthel dapat dijadikan salah satu alternatif moda transportasi yang mampu memberikan dampak positif ke kurir karena lebih efisien dari sisi waktu dan biaya," kata Sunarto.

Namun selama pandemi merebak, Onthel  tak lagi dioperasikan untuk pengiriman di beberapa wilayah Jakarta. Tadinya untuk wilayah perkantoran seperti area bisnis segitiga emas (Sudirman, MH Thamrin, dan Kuningan), tapi sekarang fakum dan tak kita operasikan lagi,”ujarnya.

Menurut Sunarto, sejauh ini KJN Express telah memiliki 47 cabang yang tersebar di wilayah Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Batam. “Kami berupaya Jangkauan KJN Express akan terus diperluas hingga mampu melayani seluruh kota besar di Indonesia. Kami targetkan 500-an  cabang,” ujar Sunarto.

Sunarto mengatakan, tema yang diusung oleh manajemen adalah  Menghadapi tantangan dengan optimisme menuju pertumbuhan. Pihaknya tetap optimis untuk lebih baik di tahun 2021, dengan melakukan beberapa langkah, seperti: (1) memperkuat proses bisnis dengan berbasis teknologi informasi (2) meningkatkan kualitas sumber daya manusia (3) pengembangan jaringan distribusi outlet (4) penetrasi ke pasar e-commerce (5) pengembangan produk dan jasa (6). Pengembangan jasa trucking (7) memberlakukan   manajemen arus kas dengan cermat dan terukur untuk dapat memperkirakan secara akurat kebutuhan pendanaan perseroan (8) meningkatkan analisa cost secara cermat dan tepat berkesinambungan.

Salah satu agenda dalam RUPS kali ini, yaitu, PT Krida Jaringan Nusantara Tbk melakukan perubahan pengurus perseroan. Posisi direktur utama tetap di pegang Sunarto. Sementara direktur keuangan, diisi oleh  Farida Sulistyorini yang menggantikan Josca Hendra Kolopaking.
Posisi dewan komisaris masih aman. Alwie Handoyo (komut) dan Dewi Prasetyaningsih (komisaris).