Simak! Ini 4 Faktor yang Mempengaruhi Proses Pencarian Kandidat Kerja

Oleh : Hariyanto | Kamis, 19 Agustus 2021 - 13:10 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Persaingan di dunia kerja telah mencapai titik jenuh dimana meski ada cukup banyak peluang, namun level untuk mendapatkannya berada pada tingkatan yang sangat kompetitif.

Dari informasi yang diperoleh INDUSTRY.co.id Kamis (19/8/2021) menyebut bahwa setiap perusahaan ingin mencari yang terbaik di antara yang terbaik dan itulah mengapa, pada akhirnya perusahaan-perusahaan ini memilih jalur teknologi dalam mencari recruitment ideal. Dan berikut empat faktor paling penting yang mempengaruhi proses rekrutmen.

1. Perangkat Lunak Pelacakan Kandidat - Applicant Tracking Software
Menurut survey Bloomberg pada tahun 2018 yang lalu, 75% perusahaan besar di Negara Paman Sam menggunakan perangkat lunak rekrutmen ini untuk menyaring resume dalam jumlah besar yang masuk melalui virtual opening mereka. Namun bukan sembarang software karena aplikasi terbaik adalah yang memiliki jangkauan profil global talent yang luas.

2. Deskripsi Pekerjaan
Akan sulit memang untuk menjelaskan kandidat impian. Tapi di area inilah para perekrut harus pintar dalam mengotak-atik kata dalam deskripsi pekerjaan yang tidak hanya menyimpulkan kumpulan bakat tapi juga deskripsi pekerjaan yang menarik perhatian.

Menurut Patty Hilger, Wakil Presiden Human Resource & Operational di Genesis HR Solutions, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat menggubah deskripsi pekerjaan yang menarik. Diantaranya:

- Spesifik – Gunakan persentase untuk memberi tahu kandidat tentang jenis pekerjaan yang akan dikerjakan.
- Tunjukkan visi perusahaan – Penting bagi kandidat untuk mengetahui bagaimana mereka akan dapat beradaptasi dengan budaya perusahaan. Jelaskan dengan singkat bagaimana kontribusi mereka akan bermanfaat bagi perusahaan.
- Singkat, akurat, dan to the point – Berhati-hatilah dengan kata-kata dalam deskripsi pekerjaan. Dengan meningkatnya penggunaan teknologi pintar, rentang perhatian manusia menjadi semakin pendek. Singkatnya, jangan berlebihan dalam deskripsi.
-  Sertakan nominal gaji – jika ada satu hal yang pasti akan mendatangkan calon kandidat potensial, itu adalah informasi tentang berapa banyak uang yang bisa mereka hasilkan tiap bulannya.

3. Mobilitas
Di era teknologi, program pencari kandidat berbasis AI harus memiliki akses mobilitas. Ponsel, tablet, dan perangkat pintar lainnya adalah jalan pintas untuk menarik kandidat terbaik. Jika platform pencarian pekerja yang dipilih memiliki collaborative feature, maka fitur ini akan mampu meningkatkan variasi penjaringan kandidat dengan jauh lebih mudah.

4. Internet
Harus diakui memang, LinkedIn masih menjadi referensi paling umum untuk departemen HR. Faktanya, situs ini menjadi referensi 94% perekrut untuk menyaring kandidat. Kelemahan dari LI adalah hanya 36% pencari kerja yang secara aktif menggunakan LinkedIn.

Selain itu, hambatan utama dari menggunakan LinkedIn adalah biaya yang harus dikeluarkan. Inilah mengapa, perekrut kini harus mulai beralih ke software dengan kemampuan melacak kandidat yang luas tanpa harus membayar biaya jasa yang terlalu mahal.

Shortlyst adalah salah satu dari segelintir produk recruitment software berbasis AI selain LinkedIn yang tidak hanya bisa mengakomodir permintaan klien namun juga dapat melakukannya dengan sangat efisien.

Selain itu, Shortlyst ini juga memiliki sistem automasi yang fleksibel untuk membuka peluang koneksi yang lebih luas. Dan tentunya Shortlyst juga dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan yang tentunya sangat dibutuhkan tim perekrut untuk mencari kandidat terbaik.

Dengan biaya jasa yang hanya 5% dari harga LinkedIn (mulai 23 USD/bulan), platform pencarian talent ini juga memiliki sistem yang telah terbukti ampuh untuk mengumpulkan kandidat-kandidat terbaik dari berbagai channel. Untuk apa bayar yang mahal kalau ada yang lebih murah dan bagus?

Pada akhirnya, meski ada beberapa produk teknologi untuk mencari recruitment, namun hanya Shortlyst yang mampu untuk menjaring variasi calon kandidat paling ideal yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →