Sungguh Terlalu! Ribuan Warga Desa Ini Disuntik Vaksin Covid-19 Bodong, Isinya Cairan Garam
INDUSTRY.co.id, Jakarta- Melansir Reuters, Kamis (12/8), bahwa Kepolisian Jerman menganjurkan supaya penduduk Friesland yang sudah pernah disuntik vaksin palsu itu supaya segera mendaftar kembali.
Menurut aparat keamanan setempat peristiwa itu terjadi pada musim semi.
Peristiwa berawal dari ribuan penduduk di distrik Friesland, Jerman, terpaksa kembali harus mengulang penyuntikan vaksin Covid-19 gara-gara ulah seorang suster dari Palang Merah yang malah menyuntikkan cairan garam kepada mereka.
"Saya sangat terkejut terkait hal ini," kata seorang anggota Dewan Kota Friesland, Sven Ambrosy, melalui unggahan Facebook.
Menurut Sven akibat kejadian itu pemerintah setempat meminta sekitar 8.600 orang penduduk supaya mengulangi proses penyuntikan vaksin Covid-19 di pusat vaksinasi setempat, yang terletak di pesisir pantai utara.
Seperti yang dikutip industry.co.id, kebanyakan dari penduduk setempat yang disuntik vaksin Covid-19 pada Maret sampai April lalu adalah kelompok lanjut usia.
Mereka adalah golongan rentan jika terpapar Covid-19.
Menurut penyidik kepolisian setempat, Peter Beer, dalam jumpa pers mengatakan mereka tetap meyakini insiden itu tetap berbahaya meski larutan yang disuntikkan itu tidak membahayakan tubuh.
Beer mengatakan belum bisa membeberkan motif sang suster, yang identitasnya dirahasiakan, melakukan perbuatan itu.
Akan tetapi saat penyidik mengusut latar belakang sang suster mereka menemukan dia mengunggah tulisan di media sosial tentang pandangannya yang meragukan vaksin.
Sampai saat ini juga belum dijelaskan apakah polisi menahan suster itu dan menjadikannya tersangka atau baru sekadar diperiksa.
Menurut laporan kepolisian melimpahkan perkara itu kepada unit penyidik khusus yang menangani kasus-kasus kejahatan berlatar politis.