Kabar Gembira Buat Jutaan Masyarakat Indonesia: Kimia Farma Sudah Produksi Obat Covid-19, Harga Terjangkau!

Oleh : Candra Mata | Kamis, 29 Juli 2021 - 14:39 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Bandung, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meninjau perusahaan plat merah bidang kesehatan Kimia Farma di Bandung, Jawa Barat,  Kamis (28/7).

Dalam kunjungannya itu Dasco merasa senang dan mengpresiasi terhadap langkah cepat dan responsif dari Kimia Farma. Terutama terkait dengan obat-obatan untuk menangani virus Covid-19.  

"Kabar bagus untuk rakyat Indonesia, selama ini kita mengenal obat anti virus antigan, Kimia Farma sudah memproduksi obat jenis yang sama dengan nama Pavipiravir (nama generiknya) dengan kapasitas produksi 2 juta per hari," ujar Dasco.

"InsyaAllah dengan Kimia Farma dan beberapa pabrik lainnya, kebutuhan obat antivirus akan segera terpenuhi dengan harga yang relatif terjangkau," sambungnya.

Ketua Satgas Lawan Covid-19 DPR ini mengurai lebih lanjut, pada bulan Oktober tahun ini, uji klinis antigan selesai, kemudian ada lagi obat monupiravir (obat Covid-19).

"Kalau ada yang covid dikasih minum itu tidak dicampur-campur dengan yang lain lain. InsyaAllah baikan," katanya.

"Nah, ini merupakan kabar gembira buat dunia kesehatan kita, terutama buat rakyat Indonesia,"  demikian kata Sufmi Dasco Ahmad.

Dasco didampingi beberapa anggota DPR RI lainnya, diantaranya Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena, Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati, dan Anggota Komisi IV DPR RI Charles Meikyansyah.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →