RI-Suriname Jalin Kerjasama Perluas Pasar Ekspor IKM

Oleh : Ridwan | Jumat, 19 Mei 2017 - 09:37 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Pemerintah Indonesia tengah memberikan perhatian lebih kepada pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) sebagai upaya mendorong program prioritas tahun ini dalam pemerataan pembangunan ekonomi, serta mendorong IKM yang berdaya saing tinggi.

Menyikapi hal itu, Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) bekerjasama dengan Pemerintah Suriname di sektor IKM. Peluang ini diharapkan dapat memperluas pasar ekspor produk Indonesia ke negara-negara di Amerika Selatan.

"Suriname bisa menjadi penghubung untuk produk Indonesia ke Amerika, Misalnya, produk furnitur yang banyak diminati pasar disana, diharapkan industri furnitur Indonesia bisa ekspansi ke Suriname," ungkap Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta (18/5/2017).

Menurut Gati, banyak potensi IKM di Suriname yang bisa dikembangkan sehingga kerjasama ini dinilai sangat penting, mengingat Indonesia saat ini sedang fokus meningkatkan daya saing di industri tersebut.

Sementara itu dikesempatan yang sama, Duta Besar Indonesia untuk Suriname, Dominicus Supratikno mengatakan, Suriname memiliki pameran rutin tahunan yang bertajuk Indofair, yang selama ini menjadi ajang untuk menampilkan produk-produk dan berbagai kesenian tradisional Indonesia.

"Kerjasama bilateral ini sekaligus akan mendorong generasi muda untuk menekuni bisnis startup di semua sektor industri," terang Supratikno.

Dari pertemuan tersebut, beberapa pengusaha Suriname menyatakan minat untuk bermitra dengan pengusaha Indonesia dalam mengembangkan IKM makanan dan kerajinan di Suriname.

"Mereka ingin mengetahui bahwa bahan baku dan teknologi yang digunakan oleh pengusaha di Indonesia. Bahkan, TV Garuda Suriname telah bekerjasama dengansalah satu TV lokal di Surabayauntuk menayangkan program kesenian Jawa," tutup Supratikno.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →