Tuduhan Pembunuhan di Sarawak Malaysia Tak Terbukti! Dua WNI Asal Gowa Berhasil Bebas Murni

Oleh : Nata Kesuma | Senin, 22 Maret 2021 - 12:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Malaysia, KJRI Kuching berhasil mendampingi 2 WNI asal Gowa, Sulawesi Selatan hingga dibebaskan murni atas tuduhan pembunuhan. 

"Kedua WNI tersebut, seorang laki-laki dan perempuan dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan murni saat persidangan di Mahkamah Federal pada 14 Februari 2021 lalu," tulis keterangan KJRI Kuching yang diterima redaksi INDUSTRY.co.id pada Senin (22/3/2021).

Perlu diketahui, sebelumnya, kedua WNI tersebut bekerja di salah satu ladang sawit di Kota Miri, Sarawak. 

Mereka ditangkap polisi pada 26 November 2013 atas tuduhan pembunuhan. 

Dalam proses persidangan di Mahkamah Tinggi Miri tanggal 24 November 2016, kedua WNI tersebut tidak terbukti melakukan pembunuhan, namun terbukti menyembunyikan kematian.

Kemudian, Deputy Public Prosecutor mengajukan banding ke Mahkamah Rayuan dimana kedua WNI tersebut dinyatakan bersalah dan divonis hukuman mati pada 21 Oktober 2019. 

KJRI Kuching dan tim kuasa hukum mengajukan upaya hukum ke tingkat pengadilan yang lebih tinggi. 

Pada persidangan mereka di Mahkamah Federal tanggal 24 Pebruari 2021, Mahkamah Federal memutuskan mereka tidak bersalah dan dibebaskan murni serta diserahkan ke Depo Imigrasi Bekenu, Sarawak untuk segera dideportasi ke Indonesia.

"KJRI Kuching senantiasa memberikan pendampingan saat proses hukum kedua WNI," sebut KJRI.

Untuk diketahui, pada tanggal 14 Maret 2021 lalu, KJRI Kuching telah menemui kedua WNI di Depo Imigrasi Bekenu, Miri untuk proses pembuatan SPLP. 

"KJRI Kuching juga mempersiapkan kepulangan kedua WNI tersebut ke Indonesia dalam waktu dekat," tandas KJRI Kuching.

Nata Kesuma

Redaksi

Nata Kesuma adalah seorang jurnalis dan penulis yang berbasis di Indonesia. Dengan rekam jejak karier lebih dari enam tahun di Industry.co.id, ia telah menghasilkan lebih banyak artikel dengan total jangkauan jutaan pembaca. Spesialisasinya mencakup politik nasional, kebijakan pemerintah, industri manufaktur, serta sektor keuangan dan energi. Nata dikenal dengan gaya penulisan yang informatif dan tajam, kerap mengangkat topik-topik strategis seperti hilirisasi industri, kebijakan ekonomi pemerintah, serta perkembangan kawasan industri Jababeka. Selain dunia jurnalisme, ia juga aktif sebagai kreator digital yang memproduksi konten-konten evergreen seputar pendidikan, UMKM, dan gaya hidup.

Lihat semua artikel →