Saratoga Terus Cari Peluang Investasi untuk Dukung Pemerintah dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional
INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) akan terus mencari berbagai peluang investasi baru dan turut mendukung berbagai upaya pemerintah guna mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19. Demikian diungkapkan Michael Soeryadjaya, Direktur Utama SRTG, dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Selasa (09/03/2021).
Michael mengatakan, program vaksinasi yang kini sedang berlangsung diharapkan dapat segera memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan pada akhirnya menghentikan pandemi yang telah berlangsung selama satu tahun terakhir ini.
“Saratoga akan terus aktif menjalankan strategi usaha agar pertumbuhan perusahaan akan terus berlanjut dan semakin optimal ketika pandemi telah berakhir. Kami bersyukur di tengah situasi sulit akibat pandemi COVID-19 Saratoga berhasil menjaga momentum pertumbuhannya dan meraih kinerja yang baik.,” jelas Michael.
Michael menuturkan, sebagai perusahaan investasi yang memiliki pengalaman panjang di Indonesia, Saratoga mengutamakan pendekatan prinsip kehati-hatian dalam mengelola semua risiko dan secara konsisten menerapkan strategi diversifikasi.
“Pendekatan ini terbukti menjaga kami tetap kokoh di tengah ketidakpastian dan membuat kami cepat tanggap dalam merespon segala perubahan yang dinamis,” imbuh Michael.
Michael mengemukakan, solidnya kinerja perusahaan-perusahaan portofolio investasi Saratoga ketika pandemi 2020 merupakan kunci pencapaian perseroan sebagai holding company. Itu terlihat dari kenaikan nilai investasi Saratoga pada sejumlah perusahaan portofolio dan pembayaran dividen yang konsisten.
Pada 2020, Saratoga fokus pada pengembangan strategi perusahaan untuk menjaga ketahanan operasional selama pandemi, baik pada holding company maupun seluruh perusahaan investasi. Target ketahanan operasional ini terbukti dapat dicapai dengan baik.
Pada 2020, nilai investasi Saratoga di PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 120 persen menjadi Rp10,18 triliun dan nilai investasi di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) tumbuh 56 persen menjadi Rp 12,64 triliun.
Saratoga juga berhasil meraih pendapatan dividen pada 2020 sebesar Rp750 milliar, yang dikontribusikan oleh PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sebesar Rp215 miliar, PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) Rp214 miliar, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) sebesar Rp210 miliar dan PT Provident Agro Tbk (PALM) sebesar Rp105 miliar.
Pada 2020, SRTG membukukan laba bersih Rp8,82 triliun, atau meningkat 20 persen dibandingkan dengan realisasi laba bersih pada tahun sebelumnya. Peningkatan laba bersih tersebut didukung oleh kenaikan nilai portofolio investasi yang tercermin pada nilai aset bersih (net asset value) Saratoga pada akhir tahun 2020 yang tumbuh 39 persen menjadi Rp31,70 triliun. (Abraham Sihombing)