Hebat!!! Tak Tahan Lihat Warganya Susah, Kepala Desa Ini Sulap Dana Desa Jadi BLT, Tiap Keluarga Dikasih Rp600 Ribu Perbulan  

Oleh : Candra Mata | Senin, 21 Desember 2020 - 17:10 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kepala Desa Bangunsari, Thukul Prastiyo menuturkan kondisi yang dialami oleh warganya dimasa pandemi Covid-19.

Menurutnya, pandemi nyata-nyata telah berdampak pada turunnya pendapatan warganya yang berada di Desa Bangunsari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Bahkan, mata pencaharian mereka yang mayoritas adalah petani cabe dan jagung tambah terpukul dengan adanya kebijakan dimasa pandemi seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).  

Untuk itu, Ia bertekad mengalihkan sebagian anggaran Dana Desa menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga.

Nantinya, sebanyak 129 keluarga di Desa Bangunsari menerima BLT Dana Desa, dan tiap keluarga masing-masing akan menerima Rp600.000/bulan selama triwulan I dan Rp300.000/bulan selama triwulan II & III.

"Di masa pandemi Covid-19 ini, kami selaku pemerintah desa menganggarkan bantuan tunai dari dana desa untuk mengurangi dampak ekonomi akibat pandemi yaitu tiga bulan pertama Rp600.000 dan tiga bulan kedua dan ketiga Rp300.000 dengan jumlah KPM 129," tandas Thukul Prastiyo dalam keterangannya dikutip redaksi Industry.co.id pada Senin (21/12).

"BLT Dana Desa ini akan sangat membantu masyarakat yang terdampak pandemi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saat pendapatan berkurang selama pandemi," pungkasnya.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →