IHT Sumbang APBN Rp70 Triliun dan Serap Banyak Pekerja, Komisi IX: Industri Rokok Tak Bisa Ditutup Begitu Saja

Oleh : Candra Mata | Kamis, 17 Desember 2020 - 15:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena mendorong industri rokok dapat menyempurnakan dirinya dengan cara meminimalisir dampak negatif untuk kesehatan. 

Pihaknya juga menilai, industri hasil tembakau ini tidak bisa ditutup begitu saja.

Pasalnya, industri ini banyak memperkerjakan tenaga kerja dan telah memberikan sumbangan APBN yang besar.

"Dari aspek kesehatan tadi bersama kita bahas bahwa rokok ini memang ditengarai dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan, kita dorong agar diminimalisir. Sedangkan potensi ekonomi dari industri rokok mereka besar sekali, kurang lebih 70 trilyun untuk sumbangan APBN," ujar Melki dalam keterangannya seperti dikutip redaksi Industry.co.id pada Kamis (17/12).
 
Menurutnya, industri rokok dalam hal ini PT. HM Sampoerna sendiri memang sudah serius dalam mengurangi dampak negatif dari rokok.

Terbukti dari riset yang saat ini dilakukan seperti membuat teknologi rokok elektrik tanpa asap. Ia meminta riset tersebut terus dilakukan dan disempurnakan.
 
"Tadi saat pertemuan kita diperlihatkan hasil dari penelitian produk rokok elektrik tanpa asap yang tidak terlalu serius menimbulkan dampak negatif untuk kesehatan. Hal seperti ini mesti kita dorong, agar upaya dari WHO dan Kementerian Kesehatan RI untuk bisa menekan orang yang terdampak karena poersoalan merokok bisa teratasi," imbuhnya.
 
Selain itu, komitmen PT. HM Sampoerna terhadap pegawainya, yakni dimasa pandemi tidak melakukan pengurangan jumlah karyawan juga diapresiasi oleh Komisi IX.

"Kita melihat PT. HM Sampoerna ini mungin karena sudah berdiri lama yah, sehingga walaupun ada pandemi Covid-19 tidak terlalu terkena dampak yang signifikan. Meskipun begitu, Komisi IX tetap menyuarakan dan memastikan urusan-urusan kesejahteraan karyawan harus tetap diperhatikan terus. Dan saya mengingatkan jangan lupa tanggung jawab perusahaan untuk bangsa dan negara perlu dioptimalkan," tutupnya.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →