Duta Pertiwi Nusantara Genjot Kinerja di Tengah Pelemahan Pasar

Oleh : Wiyanto | Jumat, 28 Agustus 2020 - 15:51 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id-Jakarta-PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk optimis menghadapi situasi pelemahan pasar. Tujuannya supaya kinerja dapat positif dengan menerapkan strategi dan kebijakan yang telah ditetapkan.

”Kami akan lebih berhati-hati dalam memasarkan produk, mempertahankan mutu lem dan rutin melakukan kunjungan ke pabrik-pabrik pelanggan, agar kualitas produk tetap terjaga serta dapat bersaing dan bertahan,” ujar Direktur Utama PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk Siang Hadi Widjaja di Jakarta, Jumat (28/8/2020).

Sepanjang tahun 2019, Perusahaan mencatatkan Pendapatan Penjualan sebesar Rp 118,92 miliar atau menurun 17,06 persen dibanding tahun 2018. Namun, jumlah tersebut tercatat naik 8,11 persen dari target pendapatan tahun 2019 sebesar Rp 110 miliar.

Realisasi laba bersih yang dicapai Perusahaan pada tahun 2019 adalah sebesar Rp 3,94 miliar. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar Rp 5,44 miliar bila dibandingkan tahun 2018 sebesar Rp 9,38 miliar. Sedangkan target laba bersih tahun 2019 adalah sebesar Rp 6 miliar atau lebih rendah Rp 2,06 miliar atau 34,33% dari yang ditargetkan.

Situasi ekonomi global yang tidak menentu tentu akan menyulitkan bagi Perusahaan untuk memprediksi nilai kurs Rupiah terhadap USD. Penutupan kurs tengah BI akhir tahun 2019 sebesar Rp 13.901 atau naik Rp 580 dibanding periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp 14.481. Kenaikan ini menyebabkan laba selisih kurs turun sebesar Rp 2,34 miliar.

Siang menambahkan, untuk menghasilkan nilai ekonomi jangka panjang yang berkesinambungan, Perusahaan menekankan pentingnya penerapan tata kelola perusahaan yang baik berdasarkan prinsipprinsip transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, independensi dan kewajaran dapat meminimalisasi risiko-risiko yang dihadapi dan dapat berkontribusi daIam peningkatan kinerja perusahaan.

“Perusahaan menekankan pentingnya penerapan tata kelola perusahaan yang baik di seluruh jajaran Dewan Komisaris, Direksi sampai dengan karyawannya,“ katanya.

Wiyanto

Redaktur

Wiyanto Lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan kini menempuh jenjang Megister Ekonomi Islam di Paramadina. Meliput sektor keuangan dan Pertanian serta sektor riil. Tulisan membantu masyarakat dan pemerintah dan investor memahami peta ekonomi secara menyeluruh

Lihat semua artikel →