Pagi ini, IHSG Dibuka Naik ke Posisi 5.609

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 20 April 2017 - 10:00 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka naik ke posisi 5.609,89 pada sesi pertama perdagangan Kamis (20/04/2017) dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan Selasa (18/04/2017) sebesar 5.606,52. Hingga pukul 09:12 WIB, IHSG terpantau terus meningkat ke level 5.613,97, meningkat 7 poin, atau 0,1% dibandingkan dengan posisi di sesi penutupan perdagangan Selasa lalu.

Saham-saham yang mengalami kenaikan harga berjumlah 93 saham, tetapi yang mengalami penurunan sebanyak 387 saham. Sementara itu sebanyak 101 saham stagnan dan sebanyak 299 saham belum ditransaksikan.

Total nilai perdagangan BEI tercatat sebesar Rp886 miliar dengan volume transaksi sebanyak 1,451 miliar unit saham. Sementara itu, investor asing melakukan aksi beli saham bersih (net buying) senilai Rp11 miliar. Tetapi volume penjualan bersih (net selling volume) mereka tercata sebanyak 15 juta unit saham.

Tujuh dari 10 indeks sektoral BEI menghijau. Indeks sektor aneka industri mengalami kenaikan terbesar, yaitu sebesar 0,49%, atau 7,05 poin, menjadi 1.432. Kemudian disusul oleh indeks sektor keuangan dan indeks sektor perdagangan yang masing-masing meningkat 0,40% dan 0,36%. Adapun indeks sektor properti mengalami penurunan terbesar, yakni sebesar 0,56%, atau 2,85 poin, menjadi 505.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers di sesi pertama perdagangan hari ini adalah saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang harganya naik Rp75, atau 4,4%, menjadi Rp1.795 per unit, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang harganya terangkat Rp350, atau 2,1%, menjadi Rp17.275 per unit dan saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) yang harganya meningkat Rp6, atau 2%, menjadi Rp312 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) yang harganya susut Rp50, atau 2,1%, menjadi Rp2.340 per unit, saham PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) yang harganya tergerus Rp70, atau 2,1%, menjadi Rp3.290 per unit dan saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yang harganya turun Rp50, atau 2%,  menjadi Rp2.390 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →