Menaker Ida: Kawasan Industri KIIC Jadi Garda Terdepan Gerakan Pekerja Sehat

Oleh : Nata Kesuma | Kamis, 30 Juli 2020 - 15:55 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Karawang, Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah dalam lawatannya ke Kawasan Industri (Karawang Internasional Industrial City) meminta perusahaan-perusahaan industri di dalam Kawasan agar menerapkan Gerakan Pekerja Sehat (GPS) sebagai salah satu upaya meminimalisir dan mencegah persebaran COVID-19 di tempat kerja. 

Ida beralasan bahwa pandemi COVID-19 tidak hanya menjadi masalah Kesehatan, namun juga berdampak pada bidang sosial dan ekonomi, termasuk bidang Ketenagakerjaan yang memengaruhi keberlangsungan usaha dan mengganggu produktivitas serta mengakibatkan pemutusan hubungan kerja (PHK). 

GPS sendiri diselenggarakan dalam rangka mendorong perusahaan-perusahaan industri di dalam Kawasan industri peduli Penyakit Akibat Kerja (PAK) sekaligus meningkatkan derajat Kesehatan pekerja 

dengan produktivitas optimal, termasuk upaya mencegah dan mengendalikan penularan COVID-19 di tempat kerja.

"Saya berharap kawasan industri KIIC menjadi bagian garda terdepan untuk membangun pekerja sehat. Kawasan-kawasan industri lain juga harus melaksanakan hal serupa," ucap Menaker saat menghadiri penyuluhan K3 pada tempat kerja dan Kawasan Industri Peduli Penyakit Akibat Kerja (PAK) di Kawasan Industri KIIC, pada Rabu (29/7). 

Sementara itu, Direktur Kawasan Industri KIIC, Sanny Iskandar mengapresiasi dorongan dan perhatian Kementerian Tenaga Kerja dalam hal ini Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah kepada pengelola kawasan industri dan pekerja industri agar tetap bekerja secara produktif tanpa melupakan penerapan protokol kesehatan.

Menurut Sanny, pengelola Kawasan industri terus mendorong dan memantau pelaksanaan protokol Kesehatan di perusahaan-perusahaan/tenant melalui pengaturan jaga jarak di area kerja dan  pemberlakuan Work From Home (WFH).

"Selain itu, kami juga menyediakan area cuci tangan di area gedung, mewajibkan karyawan dan tamu menggunakan masker, hand sanitizer, pemeriksaan suhu tubuh, termasuk pemeriksaan Rapid secara mandiri oleh perusahaan," jelas Sanny yang juga merupakan Ketua APINDO Bidang Properti dan kawasan Ekonomi.

Ditambahkan Sanny, untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan baik, pihaknya rutin berkeliling ke beberapa industri dan pabrik yang ada di dalam area Kawasan KIIC. 

"Mereka (tenant dan pekerja-red) semua telah melaksanakan protokol kesehatan," ujarnya.

"Dan untuk diketahui, di KIIC yang terdapat 160 perusahaan atau industri belum ada yang positif Covid-19," pungkas Sanny.

Nata Kesuma

Redaksi

Nata Kesuma adalah seorang jurnalis dan penulis yang berbasis di Indonesia. Dengan rekam jejak karier lebih dari enam tahun di Industry.co.id, ia telah menghasilkan lebih banyak artikel dengan total jangkauan jutaan pembaca. Spesialisasinya mencakup politik nasional, kebijakan pemerintah, industri manufaktur, serta sektor keuangan dan energi. Nata dikenal dengan gaya penulisan yang informatif dan tajam, kerap mengangkat topik-topik strategis seperti hilirisasi industri, kebijakan ekonomi pemerintah, serta perkembangan kawasan industri Jababeka. Selain dunia jurnalisme, ia juga aktif sebagai kreator digital yang memproduksi konten-konten evergreen seputar pendidikan, UMKM, dan gaya hidup.

Lihat semua artikel →