Incar Investor Ritel, BELL Lakukan Stock Split

Oleh : Herry Barus | Jumat, 24 Juli 2020 - 07:40 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Trisula Textile Industries Tbk (“BELL”  atau  “Perseroan”),  emiten  penyedia  kain, seragam,  dan fashion berkualitas  melakukan perubahan/pemecahan  nilai  nominal  per  saham Perseroan  (stock  split). 

Perubahan  nilai stock splitPerseroan  ialah  dari  Rp100,‐  (seratus  Rupiah)  per saham menjadi Rp20,‐ (dua puluh Rupiah) per saham atau 5 kali saham baru seperti yang termuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Nomor 13 pada tanggal 10 Juli 2020.

Karsongno  Wongso  Djaja, Direktur Utama BELL Kamis ( 23/7/2020) mengatakan, aksi stock split ini merupakan salah satu upaya  BELL  untuk  menjaga  likuiditas  saham. 

"Kami harapkan perubahan ini dapat membuka akses bagi para investor ritel karena harga saham yang menjadi lebih  terjangkau.  Serta  likuiditas  saham  meningkat setelah eksekusi stock split," ungkapnya.

Adapun jumlah lembar sahamnya sendiri adalah dari sebanyak 1,45 miliar saham menjadi 7,25 miliar saham atau lima kali lipat dari sebelumnya.

Emiten yang juga memasok seragam perusahaan dan aksesoris ini optimis dengan adanya stock split dapat meningkatkan jumlah pemegang saham Perseroan.

“Kami optimis dengan adanya stock split, dapat menarik antusiasme para investor untuk berinvestasi dengan BELL. Di sisi lain, ini juga sebagai upaya kami untuk dapat bersinergi dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam menarik minat publik dalam berinvestasi," ujarnya.

Stock split ini juga telah disetujui oleh para pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BELL yang diselenggarakan pada 15 Juni 2020.

“Stock split ini telah disetujui Pemegang Saham, yang mana  kami  telah  menerima  bukti  Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan terkait dengan perubahan nilai nominal saham dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tanggal 15 Juli 2020,” jelas Karsongno.

Adapun waktu akhir perdagangan saham BELL dengan nominal lama di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi adalah  30  Juli  2020,  sedangkan  awal  perdagangan saham dengan nominal baru di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi  adalah  3  Agustus  2020.

Kemudian, penyelesaian transaksi saham dengan nominal lama akan dilakukan pada tanggal 4 Agustus 2020.

Di mana rencananya  saham  dengan  nominal  baru  akan didistribusikan  oleh  PT  Kustodian  Sentral  Efek Indonesia  (KSEI)  pada  tanggal  5  Agustus  2020 bersamaan dengan tanggal awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di Pasar Tunai.

Sebagai catatan, bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada pada penitipan kolektif KSEI, pelaksanaan Stock Split  akan  dilaksanakan  berdasarkan  saldo  saham Perseroan pada masing‐masing sub‐rekening efek pada akhir perdagangan saham di BEI, yaitu pada tanggal 3 Agutus 2020 dan didistribusikan melalui sub rekening efek pemegang saham di KSEI pada tanggal 5 Agustus 2020.

Perseroan juga  mencatatkan kinerja positif  pada  Kuartal  I‐2020  dengan  pendapatan mencapai Rp157,71 miliar atau naik sebesar 45% dari Rp108,63  miliar  pada  periode  yang  sama  di  tahun sebelumnya. 

Salah  satu  faktor  kenaikan  ini  adalah masuknya bisnis retail serta penjualan di bisnis seragam yang memang pasarnya sangat luas di pasar domestik.

Ke depannya Perseroan akan terus memperluas pasar, melakukan efisiensi produksi, dan inovasi produk. Di era new normal ini BELL memperdagangkan produk Alat Pelindung Diri (APD) baju hazmat dan masker non medis, serta memproduksi Kain Sehat yang sebagai tahap awal dikembangkan menjadi jaket lipat

Herry Barus Lihat semua artikel →