Kabar Gembira! Indonesia Bakal jadi Negara dengan Ekonomi Terkuat Nomor 5 di Dunia pada 2024

Oleh : Ridwan | Rabu, 22 Juli 2020 - 16:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan, negara-negara Asia akan mengisi daftar 5 negara dengan kekuatan ekonomi dunia pada 2024. Sebanyak 4 negara Asia bakal menggeser Eropa ke peringkat yang lebih rendah berkat angka produk domestik bruto (PDB) yang lebih tinggi 4 tahun mendatang.

Indonesia turut diprediksi jadi negara besar tersebut di peringkat 5. Posisi tersebut sebelumnya dikuasai oleh Inggris (Britania Raya) pada 2008 silam. 

Populasi kelas menengah yang terus bertambah menjadi alasan mengapa Bank Dunia dan IMF meramal Indonesia bisa jadi salah satu negara dengan PDB tertinggi.

"Jumlah angkatan kerja di Indonesia bersama dengan Filipina dan Malaysia diperkirakan naik tajam beberapa tahun mendatang. Hal tersebut berkontribusi untuk meningkatkan pendapatan rata-rata negara," tulis World Economic Forum dalam laman resminya dilansir Liputan6 (22/7/2020).

Adapun dalam daftar tersebut, China akan naik ke posisi teratas negara ekonomi terbesar dunia, menggeser Amerika Serikat (AS) yang telah jadi nomor 1 sejak lama. Ini lantaran China telah masuk ke dalam pertumbuhan pasar global sepanjang abad 21.

"Negara itu diprediksi akan mampu menangani populasi yang menua, sehingga bakal mengurangi konsumsi," jelas World Economic Forum.

Sementara posisi kedua akan ditempati Amerika Serikat, lalu India di urutan ketiga. Jepang dengan ekonomi mapannya kemudian menyusul di peringkat keempat.

World Economic Forum pun memperkirakan, negara dengan populasi terbesar ke depannya akan banyak melahirkan perusahaan multinasional. Namun, lembaga tersebut juga punya catatan tersendiri.

Menurut laporan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), sejumlah masalah juga akan timbul pada negara-negara mapan tersebut di 2024.

"Pertumbuhan cepat di Asia juga akan mendatangkan masalah-masalah baru. Seperti kesenjangan percepatan pertumbuhan antara kawasan perkotaan dan pedesaan, degradasi lingkungan, serta tantangan baru untuk pemerintah dan institusi," tutur World Economic Forum.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →