Bahaya! Buwas Pastikan 100 Karyawan Bulog yang Bakal di Pecat Bagian dari Mafia

Oleh : Ridwan | Kamis, 25 Juni 2020 - 15:10 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog (Persero) Budi Waseso memastikan bakal menindak tegas jajarannya yang bermasalah.

Berdasarkan informasi, sejauh ini ada 100 karyawan Bulog yang potensial untuk segera dipecat.

"Apakah benar akan pecat 100 karyawan Bulog? Potensinya iya, karena ini orang yang sudah sulit diubah, berpikirnya luar biasa," kata Budi dalam RDP bersama Komisi IV DPR RI, Kamis (25/6/2020).

Pria yang akrab disapa Buwas ini memaparkan bahwa adanya karyawan bermasalah tersebut telah menghambat kinerja Perum Bulog. Terlebih pada saat penanganan covid-19, Bulog jadi andalan Pemerintah dalam menjamin ketersediaan pangan masyarakat yang terdampak wabah.

"Ini bagian dari mafia itu yang ada di internal Bulog," ungkapnya.

Menurut Buwas, pemecatan karyawan BUMN bisa dilakukan dengan bukti yang jelas. Saat ini, Buwas juga telah berkonsultasi dengan para penyidik Polri ihwal pelanggaran hukum yang terjadi di internalnya.

"Kemarin saya evaluasi terakhir, saya lagi minta kajian bantuan hukum dari Polri tentang masalah ini. Saya minta bantuan analisa, harus kita lakukan," ujarnya.

Meski bakal menindak tegas, Buwas tak merinci siapa saja dan posisi apa saja karyawan yang bermasalah berada. Buwas menegaskan dirinya ingin membuat Perum Bulog tetap bersih, serta memberikan pelayanan terbaik.

"Kalau saya buka di sini, mereka hilang, nanti kesulitan bagi penegak hukum dan ini susah saya sampaikan kepada penegak hukum," ujarnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →