Peduli Covid-19, Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Berikan Bantuan Baju APD

Oleh : Nata Kesuma | Rabu, 10 Juni 2020 - 08:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Peduli COVID-19 memberikan bantuan untuk tenaga medis yang menangani virus Korona. Bantuan tersebut berupa baju alat pelindung diri (APD), masker dan hand sanitizer untuk penanganan COVID-19. 

Hal tersebut disampaikan Ketua APPMI Poppy Dharsono bertemu Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo di Graha BNPB, Jakarta, pada Selasa (9/6). Pada kesempatan itu, Poppy juga melakukan penyerahan secara simbolis bantuan kepada Gugus Tugas Nasional yang diberi mandat untuk melakukan percepatan penanganan COVID-19 di Indonesia. 

Dalam sambutannya, Poppy menyatakan bahwa APPMI Peduli COVID-19 telah mendonasikan bantuan berupa baju APD ke berbagai daerah di Indonesia, "Kami telah mendistribusikan 3.300 APD yang tersebar di berbagai rumah sakit dan puskemas di seluruh Indonesia."

Pembuatan baju APD terwujud berkat penggalangan dana yang dilakukan APPMI Peduli COVID-19. Pihaknya juga bekerja sama dengan UKM di daerah untuk membuat baju APD dengan standarisasi yang sesuai dan meningkatkan kembali perekonomian masyarakat.

Selain itu, APPMI menggandeng beberapa kedutaan besar negara sahabat yang berada di Indonesia, seperti Republik Ceko dan Belgia, untuk ikut berpartisipasi dalam penanganan COVID-19. 

"Duta besar Republik Ceko dan Belgia ikut mendonasikan masker melalui APPMI kepada masyarakat terdampak pandemi," ucap Poppy.

Doni Monardo yang juga kepala BNPB mengapresiasi langkah APPMI dan kedutaan negara sahabat yang ikut berdonasi. 

"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari dunia usaha dan negara sahabat terkait donasi ke masyarakat terdampak COVID-19," tutup Doni.

Nata Kesuma

Redaksi

Nata Kesuma adalah seorang jurnalis dan penulis yang berbasis di Indonesia. Dengan rekam jejak karier lebih dari enam tahun di Industry.co.id, ia telah menghasilkan lebih banyak artikel dengan total jangkauan jutaan pembaca. Spesialisasinya mencakup politik nasional, kebijakan pemerintah, industri manufaktur, serta sektor keuangan dan energi. Nata dikenal dengan gaya penulisan yang informatif dan tajam, kerap mengangkat topik-topik strategis seperti hilirisasi industri, kebijakan ekonomi pemerintah, serta perkembangan kawasan industri Jababeka. Selain dunia jurnalisme, ia juga aktif sebagai kreator digital yang memproduksi konten-konten evergreen seputar pendidikan, UMKM, dan gaya hidup.

Lihat semua artikel →