Sah...Firdaus Sukses Antarkan SMSI Jadi Konstituen Dewan Pers

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 23 Mei 2020 - 22:18 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Segenap pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat dan daerah menyatakan siap menjaga integritas, kemerdekaan pers, dan amanah Dewan Pers, setelah mendapat informasi bahwa  SMSI ditetapkan sebagai konstituen Dewan Pers.

Informasi yang diterima SMSI Pusat bahwa seluruh komisioner Dewan Pers menyatakan telah menyetujui SMSI sebagai anggota konstituen Dewan Pers. Persetujuan itu ditandai dengan ketok palu oleh Ketua Dewan Pers Prof.M Nuh melalui zoom meeting Sabtu (23/5) sore. 
     
“SMSI sekarang sudah syah menjadi konstituen Dewan Pers,” kata Wakil Ketua Dewan Pers Hendry CH Bangun ketika dihubungi melalui telepon Sabtu (23/5) malam. 

Ketua Umum SMSI Firdaus juga telah mendapat kabar yang sama. 

“Alhamdulilah, kami segenap pengurus pusat dan daerah siap mengemban amanah yang diberikan oleh Dewan Pers,” tutur Firdaus. 

Mendengar kabar SMSI yang kini beranggotakan lebih dari 800 perusahaan media siber ditetapkan sebagai konstituen Dewan Pers, percakapan di WhatsApp (WA) grup SMSI gegap gempita.

“Ini adalah hadiah Idul Fitri dari Dewan Pers untuk SMSI. Terima kasih Pak Nuh dan seluruh jajaran komisioner Dewan Pers,” tulis anggota grup WA. 

“Para ketua di daerah atau seluruh anggota SMSI lakukan sujud syukur kepada Allah SWT. Yang beragama lainnya mari berdoa berterima kasih kepada ,” sambung anggota grup WA lainnya. 

“Ini hadiah terindah di bulan Suci Ramadhan. Terpujilah nama Tuhan, sambung Bernardus Wilson Lumi, pengurus SMSI Pusat.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →