Menko Airlangga Beberkan Persoalan Ekonomi, ‘The New Normal’ hingga BPJS Kesehatan

Oleh : Candra Mata | Selasa, 19 Mei 2020 - 15:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kajian terkait dengan The New Normal, dengan protokol kesehatan masih dilengkapi yang ditargetkan selesai dalam dua minggu.

Terkait dengan pengkajian yang dilakukan tersebut, Menko Airlangga menyampaikan akan masih melihat sektor maupun daerah, sehingga tentu belum ada jadwal yang ditetapkan.

“Dan dalam dua minggu ini tadi ditegaskan bahwa tidak ada pelonggaran di dalam dua minggu ini, sehingga seluruhnya itu nanti akan menunggu kajian yang akan dilakukan di dalam dua minggu ini,” kata Menko Perekonomian Airlangga saat menjawab pertanyaan wartawan usai Rapat Terbatas, pada Senin (18/5).

Terkait dengan pertumbuhan, ungkap Menko Airlangga, sesuai dengan di APBN itu ada skenario yang range dan skenario itu adalah sampai dengan 2,3%.

“Nah, tentu angka 0,5% itu yang keluar dari prediksi IMF untuk di tahun 2020. Tentu kita berharap bahwa skenario ini kita bisa mencapai yang 2,3%,” jelas Menko Perekonomian.

Soal pekerja, menurut Menko Airlangga, itu juga belum ada regulasi ataupun belum ada usulan yang terkait dengan kriteria umur, jadi itu bukan merupakan kebijakan yang diambil oleh pemerintah. 

Mengenai fraud (di BPJS Kesehatan), Menko Perekonomian jelaskan mungkin seperti yang kemarin yang disampaikan adalah revisi terkait dengan pergantian akibat dari putusan MA dan dalam pergantian tersebut sesuai dengan keputusan MA yang khusus untuk kelas 3 tidak ada kenaikan tarif.

“Kemudian tentunya terkait fraud nanti ditindaklanjuti di BPJS kesehatan itu sendiri,” pungkas Menko Airlangga.

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →