Opsi Baru Jokowi, Geser Cuti Lebaran ke Akhir Juli

Oleh : Ridwan | Senin, 04 Mei 2020 - 17:09 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan opsi tambahan penggantian waktu cuti Lebaran 2020. Sebelumnya, pemerintah memastikan cuti Lebaran yang berlangsung 26-29 Mei digeser menjadi 28-31 Desember. Namun, kali ini muncul opsi tambahan, yakni akhir Juli 2020 atau bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. 

Hal ini disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo selepas mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Senin (4/52020). 

"Untuk penggantian cuti Lebaran, ini tadi disampaikan Presiden masih ada tambahan opsi yang semula akhir tahun satu opsi. Kemudian, Presiden meminta dipertimbangkan mana yang lebih baik apakah pada waktu Idul Adha, akhir Juli, atau tetap akhir tahun," kata Doni. 

Doni menyampaikan, opsi mana yang diambil Presiden Jokowi nantinya bergantung pada perkembangan penanganan Covid-19 di Tanah Air. Makin cepat penyebaran infeksi virus corona bisa dikendalikan maka kian cepat pula aktivitas normal bisa dilakukan masyarakat. 

"Ini tergantung kesungguhan. Semakin kita disiplin dan patuh semakin cepat kita menikmati suasana kehidupan normal. Tentunya normal baru dengan tetap menggunakan masker, jaga jarak, dan perhatikan protokol kesehatan," kata Doni. 

Sebelumnya, pemerintah telah memastikan menggeser cuti bersama Idul Fitri menjadi tanggal 28-31 Desember 2020 sebagai antisipasi mudik Lebaran untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona baru. Libur Hari Raya Idul Fitri sedianya tetap pada 24-25 Mei 2020. Namun, cuti bersama yang seharusnya tanggal 26-29 Mei 2020 dicabut dan dialihkan ke akhir tahun pada tanggal 28-31 Desember 2020.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →