Dibungkus Plastik, Pemerintah Pastikan Meninggalnya Pasien Suspect Corona di RS Kariadi Semarang Akibat Flu Babi

Oleh : Candra Mata | Kamis, 27 Februari 2020 - 14:08 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY co.idJakarta, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memastikan pasien yang meninggal di RSUP dr Kariadi, Semarang negatif virus corona. 

"Pasien itu terkena virus H1N1 alias flu babi dan sudah dilakukan PCR (Polymerase Chain Reaction) sebanyak 2 kali, " ujar Terawan di Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Selain dengan mengecek memakai cara PCR, Terawan juga menyebut pasien yang meninggal di Semarang itu sudah melalui uji dengan metode swab. 

Terawan juga menyebutkan dari 134 spesimen yang suspect Corona semuanya dinyatakan negatif. 

Peelu diketahui, pasien meninggal tersebut  datang mengeluhkan sesak napas, batuk, dan demam sepulangnya dari perjalanan Spanyol-Dubai. 

Pasien tersebut mulai dirawat di RSUD dr Kariadi Semarang setempat pada 17 Februari, kemudian dibawa ke RSUP pada 19 Februari dan meninggal pada Minggu (23/2). 

Namun, tubuh jenazah tersebut saat di kebumiman dalam kondisi dibungkus plastik oleh pihak rumah sakit. 

Perawatan jenazah tetap mempertimbangkan pencegahan virus corona. Itu mengapa saat hendak dimakamkan, jenazahnya diberi penutup terbungkus plastik untuk memastikan agar tak menular ke keluarganya," kata Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Kariadi Semarang Agoes Oerip Poerwoko. 

Candra Mata

Redaksi

Candra Mata adalah seorang jurnalis dan wartawan di media cetak dan portal berita online nasional bernama Industry.co.id, tercatat aktif sebagai salah satu tim redaksi dan jurnalis yang mengulas berbagai perkembangan sektor industri di Indonesia.Fokus Liputan: Artikel berita yang ditulisnya banyak berfokus pada kebijakan ekonomi, aktivitas ekspor-impor, program investasi nasional, perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga inovasi Industri Kecil Menengah (IKM)

Lihat semua artikel →