PT. Semen Indonesia Belum Lakukan Penambangan di Area Rembang

Oleh : Ridwan | Rabu, 22 Maret 2017 - 18:47 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT. Semen Indonesia melalui Direktur Utama, Rizkan Chandra menegaskan, pihaknya sampai saat ini belum pernah melakukan penambangan di area Rembang.

"Kami menunggu hasil uji dari Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk melakukan penambangan, " ungkap Rizkan saat konferensi pers di kantor PT Semen Indonesia, Jakarta (22/3/2017).

Rizkan menambahkan, saat ini sedang dalam tahap kajian oleh KLHS. Dan untuk bahan kajiannya di ambil dari pabrik yang ada di Tuban.

"Saat ini kami sudah mendapatkan izin untuk beroperasi dan kami sangat berkomitmen untuk mematuhi peraturan dan regulasi yang berlaku," terang Rizkan.

Industri semen di Indonesia dalam kurun waktu dua tahun terakhir mengalami suplai yang meningkat, sedangkan untuk demandnya sama.

"Pangsa pasar relatif stabil, sepanjang tahun 2016 kita beberapa kali kurang produksi dan kita masih butuh pasokan-pasokan, sehingga pabrik Rembang dinilai sangat positif untuk menutupi kekurangan kami," imbuhnya.

Dikesempatan yang sama, Rizkan Chandra menyampaikan bela sungkawa kepada ibu patmi yang meninggal di aksi demo kemarin.

"Kita sangat berbela sungkawa, dan kita juga mengharapkan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi, " tutup Rizkan.

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →