Produsen Kaca Asal China Bakal Bangun Pabrik di Kawasan Industri Sadai, Bangka Belitung

Oleh : Ridwan | Jumat, 24 Januari 2020 - 14:01 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Pangkalpinang - Produsen kaca asal China, Xinyi Energy Glass, akan segera merealisasikan investasinya untuk membangun pabrik di Kawasan Industri Sadai Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung.

"Setelah kontrak kerja ini ditandatangani, maka perusahaan pemasok berbagai produk kaca dunia tersebut akan segera membangun pabrik pengolahan dan pemurnian pasir silika di Kawasan Industri Sadai pada Maret 2020," kata Direktur PT Ration Bangka Abadi Vindyarto Purba, Jumat (24/1/2020).

Dia mengatakan bahwa penandatanganan kerja sama antara PT Ration Bangka Abadi dan PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera, BUMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Xinyi Energy Glass disaksikan langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung di Nanjing China, Sabtu (18/1/2020).

"Saat ini beberapa administrasi perizinan sedang proses penyelesaian, khususnya terkait dengan ketenagakerjaan yang harus memprioritaskan masyarakat Bangka Belitung untuk bekerja di perusahaan kaca terbesar di China tersebut," katanya.

Menurut Vindyarto, pembangunan pabrik kaca menunggu ketersediaan pembangkit listrik tenaga surya di Bangka Belitung, tetapi pihak investor memperhitungkan bagaimana investasi ini dapat lebih dipercepat menggunakan pembangkit listrik tenaga gas.

"Ketersediaan listrik ini akan segera disinkronkan dengan investasi lain yang akan dilakukan PT Pertamina melalui anak perusahaannya bersama perusahaan dari Amerika untuk membangun pabrik katalis," katanya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan menargetkan 2 tahun mendatang, perusahaan dari China dengan perusahaan di Babel akan membangun pabrik kaca di Kawasan Industri Sadai.

"Saya berharap investasi dan keuntungan kedua belah pihak berjalan cepat. Tentunya hilirisasi industri ini dilakukan untuk nilai tambah perekonomian dan tenaga kerja asal Babel dapat bekerja dengan baik," katanya. (Ant).

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →