WIKA Dapatkan Tawaran Proyek Kereta Api 850 KM di Afrika

Oleh : Herry Barus | Kamis, 29 Agustus 2019 - 10:00 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Dalam kesempatan pertemuan bilateral di IAID Bali pada Rabu (21/8) bersama Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Luhut B. Panjaitan, Perdana Menteri II Uganda Kirunda Muwabe, menyatakan ketertarikannya untuk bekerja sama dengan WIKA untuk pekerjaan railway di negaranya dengan estimasi panjang jalur mencapai 350 km.

Penawaran atas ketertarikan serupa, juga  datang dari Angola yang berencana membangun jalur atau lintasan kereta api sepanjang 400 km. Kemudian Zimbabwe dengan lintasan kereta api sepanjang 98 km dan Somalia untuk pembangunan social housing sebagaimana yang tengah dikerjakan oleh WIKA di Aljazair.

Perseroan dalam hal ini, menyambut baik penawaran-penawaran tersebut karena pasar luar negeri adalah potensi yang harus diimplementasi. Masuknya WIKA di pasar infrastruktur Afrika sesuai dengan strategi bisnis WIKA yang menyasar negara-negara berkembang yang sedang gencar melakukan pembangunan infrastruktur.

“WIKA dengan segera akan menjajaki dan mengkaji lebih lanjut kelayakan rencana proyek infrastruktur perkeretaapian di Afrika, termasuk di antaranya bekerja sama dengan PT Inka dan PT LEN,” tukas Tumiyana, Dirut WIKA.

Membentuk konsorsium Indonesia Railway Development  Incorporated for Africa (IRDIA), WIKA bersama Inka dan LEN tengah menyiapkan perencanaan sinergis strategis guna menangkap dan mengimplementasikan infrastruktur transportasi yang menjadi salah satu fokus pembangunan negara-negara Afrika.

 

Herry Barus Lihat semua artikel →