Triwulan IV 2019, Diperkirakan Suku Bunga Acuan BI Bakalan Turun
INDUSTRY.co.id - Jakarta - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan 7-day reverse repo rate sebesar 25 basis poin ke 5,5% pada 22 Agustus. Dengan demikian, secara keseluruhan BI telah melakukan pelonggaran sebesar 50 basis poin tahun ini. Perbedaan tingkat suku bunga Indonesia dengan suku bunga Amerika Serikat masih kompetitif pada level ini dan rupiah relatif stabil di kisaran Rp14.200 pada minggu lalu.
Bahkan, secara YTD, rupiah telah mengungguli hampir semua mata uang di kawasan dengan keuntungan dari perdagangan di pasar spot di samping Thailand dan Jepang," ujar Masyita Crystallin, Economist Bank DBS di Jakarta, dikutip Selasa (27/8/2019).
Menurutnya, pertumbuhan, yang melambat, sepertinya menjadi faktor utama pemangkasan suku bunga sebagai langkah preemptive. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan turun dari perkiraan sebelumnya, yang sebesar 5,2% tahun ini, dengan defisit transaksi berjalan relatif tetap besar di kisaran 2,5-3% dari PDB. Inflasi akan tetap terkendali dan BI berharap inflasi akan tetap berada di bawah kisaran tengah 3,5%. Gubernur BI Perry menekankan bahwa BI akan tetap menjaga sikap kebijakan akomodatifnya untuk mendukung pertumbuhan. BI juga terbuka untuk pelonggaran makroprudensial lebih jauh.
"Kami berpendapat bahwa Bank Indonesia dapat memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin pada triwulan keempat 2019 menjadi 5,25% tahun ini," katanya.