Abas Suryawijaya Diangkat Jadi Presiden Direktur Capitalinc Investment

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 26 Juli 2019 - 09:30 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Kamis (25/07/2019), sepakat untuk mengangkat Abas F. Suryawijaya sebagai Presiden Direktur perseroan menggantikan F. Joko Trimartono.

 “Selain itu, para pemegang saham dalam RUPSLB tersebut juga menyetujui untuk mengangkat Garawibawa Sanduputra sebagai Direktur perseroan menggantikan Sugeng Purnomo,” ujar Nuning Setyaningsih, seorang pejabat perseroan yang juga menjadi moderator pada acara paparan publik MTFN usai RUPSLB di Jakarta.

Dalam kata sambutan pertamanya usai diangkat sebagai Presiden Direktur, Abas mengemukakan, manajemen perseroan ke depan berencana membangun kilang-kilang migas mini dengan nilai investasi rata-rata USD50 juta per kilang.

“Pembangunan kilang-kilang migas mini itu bertujuan untuk mengakomodir sumur-sumur marjinal dan mengefisiensikan transportasi pertambangan dari sumur-sumur tersebut ke market sehingga pendapatan bisnis yang dihasilkan cukup visible bagi kelangsungan bisnis perseroan ke depan,” papar Abas.

Abas menuturkan, manajemen yang baru terbentuk tersebut untuk saat ini akan mengambil langkah awal untuk mengevaluasi manajemen perseroan agar visible sehingga kegiatan usaha yang dilakukan dapat berjalan simpel dan ekonomis.

“Setelah itu dilakukan, barulah kami akan mengevaluasi seluruh rencana-rencana investasi yang akan dilakukan. Jika memang bisnis yang dijalankan perseroan cukup visible, sudah ada beberapa bank asing yang siap membiayai perseroan untuk kegiatan usahanya ke depan,” tukas Abas.

Sementara itu, demikian Abas, belanja barang modal (capital expenditure/capex) perseroan untuk tahun ini sedang dievaluasi. “Evaluasi itu dilakukan agar capex yang digunakan tersebut dapat lebih efisien,” pungkas Abas. (Abraham Sihombing)

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →