Eterindo Dapat Dispensasi atas Keterlambatan Penyelenggaraan RUPST 2017

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 19 Juni 2019 - 16:42 WIB · 3 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Para pemegang saham PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) memberikan dispensasi atas keterlambatan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan untuk tahun buku 2017. Dengan demikian, RUPST 2017 perseroan diselenggarakan di Jakarta pada 19 Juni 2019.

Dalam RUPST 2017 tersebut terungkap bahwa perseroan mengalami kerugian konsolidasi sebesar Rp128,4 miliar. Itu artinya, perseroan mengalami peningkatan kerugian sebesar 87% dibandingkan pada 2016 sebesar Rp68,7 miliar.

“Kerugian perseroan pada 2017 dipicu oleh penurunan tajam penjualan sekitar 78,72 persen menjadi Rp51,7 miliar dibandingkan dengan realisasi penjualan pada 2016 sebesar Rp243 miliar,” ujar Azwar Alinuddin, Direktur ETWA, dalam acara paparan publik di Jakarta, Rabu (19/06/2019).

Azwar mengemukakan, penurunan penjualan 2017 itu disebabkan oleh terpangkasnya volume penjualan biodiesel perseroan sebesar 94% menjadi tinggal 1.700 metrik ton dibandingkan pada 2016 sebanyak 27.000 metrik ton.

Selain itu, demikian Azwar, volume perdagangan bahan-bahan kimia turun 29% menjadi tinggal 2.675 metrik ton pada 2017 dibandingkan pada 2016 sebanyak 3.792 metrik ton. Akan tetapi volume penjualan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit naik 73,18% menjadi 4.094 metrik ton pada 2017 dari 2.364 metrik ton pada 2016.

“Karena itu, nilai penjualan biodiesel perseroan pada 2017 susut 92,47% menjadi tinggal Rp17,330 miliar dibandingkan pada 2016 sebesar Rp230,297 miliar. Akan tetapi, penjualan bahan-bahan kimia melonjak 202,81% menjadi Rp27,713 miliar pada 2017 dari Rp9,152 miliar. Demikian pula penjualan TBS yang meningkat 85,86% menjadi Rp6,626 miliar dari Rp3,565 miliar,” papar Azwar.

Azwar mengungkapkan, kenaikan nilai penjualan bahan-bahan kimia pada 2017 karena perseroan meningkatkan varian produk bahan-bahan kimia yang dijual sepanjang 2017 untuk menopang pertumbuhan bisnis perseroan.

Di samping RUPST, perseroan juga menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari ini. Dalam RUPS tersebut, para pemegang saham perseroan menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi.

Adapun susunan Dewan Komisaris perseroan kini menjadi :

Presiden Komisaris                 : Donal

Komisaris Independen            : Teguh Setiyadi

Komisaris Independen            : Charlie Suwandi Tjin

Komisaris                                : Budi Raharja.

 

Sementara itu, susunan Direksi menjadi sebagai berikut:

Presiden Direktur                    : Lie Kiong

Direktur                                   : Azwar Alinuddin

Direktur                                   : Adry Nugroho
 

(Abraham Sihombing)

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →