Rayakan Tahun Baru Imlek 2570 di HARRIS Hotel & Conventions Ciumbuleuit Bandung

Oleh : Ridwan | Sabtu, 19 Januari 2019 - 09:10 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Bandung, Prosesi jamuan makan malam dan berkumpul bersama keluarga besar adalah sebuah momen yang sangat ditunggu-tunggu dan sangat berharga. Disaat seperti ini, acara makan bersama keluarga amat sangat jarang dilakukan oleh keluarga moderen dikeranakan kesibukan masing-masing.

Budaya yang diterapkan di keluarga Tionghoa mengajarkan tentang kebersamaan didalam kehidupan khususnya tali erat didalam keluarga.

Menuju Tahun Babi ini, HARRIS Hotel & Conventions Ciumbuleuit Bandung mengadakan serangkaian acara perayaan Tahun Baru Imlek 2570 di tahun 2019 dengan tema “Beijing Blossom” (menceritakan Beijing Tempo Dulu).

Untuk melengkapi acara jamuan makan malam ini, para tamu dapat menyaksikan pertunjukan Barongsai dan Wushu sebagai pengisi acara yang akan menambah keceriaan dan kemeriahan, lalu akan dimanjakan oleh alunan musik tradisional Tionghoa yang dibawakan oleh Atung Band yang akan mengajak para tamu untuk bernyanyi bersama atau menyumbangkan lagu untuk para tamu lainnya, dan yang tidak kalah menariknya akan ada pembagian hadiah di akhir acara.

Dengan konsep “Meja Bundar” atau yang biasa dikenal dengan “Cia Ciu”, Executive Chef Agus Awaludin dan Sous Chef Lili akan menyuguhkan makanan berkualitas tinggi yang akan meningkatkan selera bersantap para tamu mulai dari makanan pembuka sampai makanan penutup, diantaranya Leng Pan (Ubur-ubur, Lumpia Sayur, Lumpia Kulit Tahu, Telur Pitan, Ayam Jahe, Salad Udang Mayonaise), Soup Hisit Asparagus Telur Kepiting, Udang Goreng Mentega, Gurame Goreng Soya, Broccoli Scallop Sarang Mie, Sapi Lada Hitam, Nasi Ketan, Kuah Lember, dan Jeruk Mandarin.

Paket jamuan makan malam tersebut akan diadakan pada Hari Selasa tanggal 4 Februari 2019 mulai pukul 7 sampai 10 malam hanya dengan harga Rp3.099.000,- per meja (untuk 10 orang).

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →