Pekan Ketiga 2019, Indeks Harga Saham Gabungan Ditutup Naik ke Posisi 6.448

Oleh : Abraham Sihombing | Sabtu, 19 Januari 2019 - 07:45 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 1,36% ke posisi 6.448,16 pada pekan ketiga 2019 ini dibandingkan pada pekan sebelumnya di level 6.361,46.

Kenaikan IHSG pada akhir pekan ini juga disertai oleh peningkatan nilai kapitalisasi bursa sebesar1,38% menjadi Rp7.317,97 triliun dibandingkan pada akhir pekan sebelumnya di posisi Rp7.218,11 triliun.

Rata-rata volume transaksi harian BEI di sepanjang pekan ini tumbuh 1,47% menjadi 12,95 miliar unit saham dibandingkan posisi pada pekan sebelumnya sebanyak 12,76 miliar unit. Kondisi itu juga menopang kenaikan rata-rata frekuensi harian BEI pada pekan ini sebesar 1,27% menjadi 491.540 kali dibandingkan pada pekan sebelumnya sebanyak 485.370 kali.

Di sepanjang pekan ini, investor asing membukukan beli bersih (net buying) senilai Rp10,43 triliun dibandingkan pada pekan sebelumnya sebesar Rp6,39 triliun.

Pada pekan ini, BEI melaksanakan dua seremoni Pembukaan Perdagangan BEI. Pertama, seremoni pembukaan perdagangan yang dilaksanakan Rabu (16/01/2019) oleh Sahala Situmorang selaku Partner, Transaction Advisory dari Ernst & Young Indonesia dalam rangka IPO Masterclass PT Ernst & Young Indonesia dengan tema “Funding Growth Through IPO”.

Kemudian, Kamis (17/01/2019), seremoni Pembukaan Perdagangan BEI dilakukan oleh International Management Accounting Conference 2019 dalam rangka Peluncuran US Certified Management Accountantoleh DirekturAkuntan Manajemen Indonesia Bersatu, Stephen Then.

Pada Jumat (18/01/2018), BEI secara resmi mencatat an dua Perusahaan Tercatat baru, yaitu PT Citra Putra Realty Tbk dengan kodesaham CLAYdan PT Nusantara Properti InternasionalTbk dengan kodesaham NATO, keduanya resmimenjadi Perusahaan Tercatat ke-4 danke-5 pada 2019 ini. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →