Pemerintah Tambah Impor Jagung 30 Ribu Ton, Ini Klarifikasi Mendag

Oleh : Ridwan | Senin, 07 Januari 2019 - 19:30 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemerintah menambah kuota impor jagung untuk pakan ternak sebanyak 30.000 ton tahun ini.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan kuota tersebut terpisah dari yang sebelumnya sebesar 100.000 ton.

"Keputusan dari rakor (rapat koordinasi), sudah (diputuskan) 30.000 ton," kata Enggartiasto di Komplek Istana, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019).

Menurutnya, alasan pemerintah kembali memutuskan untuk mengimpor 30.000 ton jagung pakan ternak ini karena berdasarkan laporan Kementerian Pertanian yang mengalami kekurangan pasokan.

"Ya kurang (produksinya), kan kemarin sudah 100 ribu keluar, tambahan kedua 30 ribu," terangnya.

Ia menambahkan impor jagung sebesar 30.000 ton ini akan dilaksanakan Perum Bulog. Kementerian Perdagangan segera menerbitkan surat persetujuan impor tersebut.

"Baru surat permintaan Bulog, segera saya kirim. Segera, kan surat baru sampai, nanti segera keluar," dia menambahkan.

Sebelumnya pemerintah telah menugaskan Perum Bulog mengimpor 100.000 ton jagung. Jagung itu dipasok dari Brasil dan Argentina.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →