Inilah Babak Baru Proyek Jalan Tol Serang - Panimbang

Oleh : Ridwan | Selasa, 11 Desember 2018 - 12:05 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pembangunan proyek jalan tol Serang - Panimbang, Banten kini memasuki tahap baru. Pemerintah saat ini tengah menunggu persetujuan pinjaman dari China untuk membiayai pembangunan proyek sepanjang 33 kilometer (Km). 

Proyek yang pengerjaaannya dilakukan oleh Kementerian PUPR ini diestimasi membutuhkan biaya Rp 3,50 triliun.

Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Sugiyartanto mengatakan bahwa saat ini surat pengajuan pinjaman sudah dikirimkan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional untuk selanjutnya diteruskan ke China.

"Surat sudah kami teruskan ke Bappenas. Jadi, ini menunggu persetujuan loan-nya dulu," kata Sugiyartanto dilansir dari Bisnis.com di Jakarta, akhir pekan lalu. 

Ditambahkan Sugiyartanto, plafon pinjaman dari China sudah tersedia, tetapi pihaknya harus menyelesaikan tahapan progres yang dipersyaratkan untuk mengajukan pinjaman.

Plafon yang dimaksud tertuang dalam pledgepinjaman antara pemerintah Indonesia dan China untuk pembangunan sejumlah proyek jalan tol sejak 2015.

"Kalau dari kami menunjuk lender-nya China. Namun, ini harus diproses dulu di Bappenas," ujarnya.

Adapun, nantinya lelang pengerjaan konstruksi untuk proyek ini akan digelar secara internasional.

Empat ruas tol yang diketahui memanfaatkan fasilitas tersebut yaitu sebagian pengerjaan jalan tol Cileunyi—Sumedang—Dawuan (Cisumdawu), Manado—Bitung, Ngawi—Kertosono, dan Balikpapan—Samarinda.

Pembangunan jalan tol Serang—Panimbang sepanjang 83,70 kilometer dibagi menjadi tiga seksi yakni seksi 1 (Serang—Rangkas Bitung) sepanjang 26,50 kilometer, seksi 2 (Rangkas Bitung—Bojong) sepanjang 33 kilometer, dan seksi 3 (Bojong—Panimbang) dengan panjang 24,40 kilometer.

Dalam proyek yang dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha tersebut, pemerintah memberi dukungan infrastruktur dengan membangun tol pada seksi 1 sepanjang 33 km, sedangkan 50,67 km sisanya dikerjakan oleh badan usaha jalan tol, yakni PT Wijaya Karya Serang Panimbang. Nilai investasi yang dikerjakan badan usaha mencapai Rp5,33 triliun.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →