Menteri Bambang Dorong Industri Kelautan dan Perikanan Ciptakan Nilai Tambah Bagi Perekonomian Indonesia

Oleh : Ridwan | Rabu, 14 November 2018 - 17:05 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Broedjonegoro terus mendorong industri kelautan dan perikanan ciptakan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia. 

"Kedepan, kita akan mengarahkan industri kelautan dan perikanan kepada strategi nilai tambah bagi perekonomian nasional," katanya di Kantor Bappenas, Jakarta, Rabu (14/11).

Ditambahkan Bambang, saat ini memang ikan segar masih menjadi eskpor utama Indonesia, tetapi secara umum agar dampak ekonomi lebih luas, kita akan mendorong penciptaan nikai tambah dari hasil kelautan itu sendiri baik dari ikan, rumput laut, dan semua produknya.

"Kita ingin ekspor ikan baik yang segar maupun olahan ikut membantu memperbaiki neraca perdagangan Indonesia," terang Bambang 

Bambang melihat ruang untuk berkembang bagi industri kelautan dan perikanan sangat besar. "Jadi kalau kita sedang mencari cara bagaimana mengurangi defisit transaksi berjalan, kita harus serius untuk menciptakan nilai tambah sekaligus ekspor dari industri kelautan dan perikanan," tegasnya. 

Namun, menurutnya, masih ada beberapa tantangan yang harus segera diselesaikan salah satunya adalah rute pelayaran langsung ke luar negeri.

"Kalau untuk ekspor dan impor itu membutuhkan kapal-kapal berskala menengah besar, ini yang masih belum dimiliki perusahaan kapal dalam negeri. Saat ini kita masih bergantung pada maskapai asing yang sudah lama menguasai bidang itu,"  tutur Bambang. 

Oleh karena itu, terang Bambang, pihaknya akan terus mendorong dan memperkuat kemampuan dari pelaku usaha perkapalan Indonesia dan terus menciptakan lebih banyak lagi rute langsung dari pelabuhan Indonesia ke pelabuhan tujuan apakah di Asia Timur, Eropa, dan Amerika

"Semuanya bisa kita lakukan dengan terus meningkatkan hub pelabuhan agar ekspor industri kelautan dan perikanan nasional terus meningkat," tutupnya. 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →