Untuk Ekspor Produk Mebel dan Kerajinan, Indonesia Masih Kalah dari Vietnam dan Malaysia

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 26 September 2018 - 22:43 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Tahun lalu, nilai ekspor produk mebel dan kerajinan dari Indonesia mencapai US$ 1,65 miliar. Bila dibandingkan dengan negara lainnya di kawasan Asean seperti Vietnam dan Malaysia, nilai ekspor Indonesia  masih ketinggalan. Nilai ekspor dari Vietnam pada 2017 lalu menembus angka US$ 8,7 miliar, sementara Malaysia US$ 2,4 miliar.

Sekjen Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki), Abdul Sobur usai seminar di pameran International Furniture Manufacturing Components Exhibition (IFMAC) dan Woodworking Machinery (Woodmac) 2018, di Jakarta, Rabu (26/9/2018), mengatakan, Indonesia sebetulnya memiliki bahan baku yang berlimpah, bahkan terbesar ketiga di dunia. Tetapi memang nilai ekspor untuk produk mebel Indonesia masih dibawah Vietnam dan Malaysia. “Kita banyak kendala, harus banyak yang perlu diperbaiki dan diperhatikan oleh pemerintah,”ujarnya.

Menurutnya,  ekspor produk mebel dan kerajinan dari Indonesia pada tahun 2018 mulai menunjukkan tren naik, meskipun belum begitu signifikan. “Dari target ekspor tahun ini yang diharapkan tumbuh 9%-10% dengan nilai US$ 1,9 miliar, pencapaiannya hingga semester pertama 2018 sudah sebesar US$ 1,3 miliar.

Salah satu kendala terbesar di Indonesia menurut Sobur adalah banyaknya regulasi yang berbelit dan tidak menopang pertumbuhan ekspor. Padahal, Indonesia sebetulnya memiliki potensi untuk menjadi pemain terbesar di industri mebel atau furnitur.

"Jadi regulasi yang menjadi beban industri yang tidak perlu harusnya dihilangkan. Sementara untuk regulasi yang mendorong pertumbuhan harus dioptimalkan. “Misalnya untuk kegiatan pameran harus dibantu dan disubsidi, insentif pembelian alat juga diperbesar supaya pengusaha bisa membeli alat secara masif," tutur Sobur. (Kormen).

 

Kormen Barus

Pimpinan Redaksi

Kormen Barus adalah seorang jurnalis dan editor senior yang saat ini dikenal sebagai Pimpinan Redaksi di media portal berita nasional ⁠Industry.co.id. Ia juga memiliki rekam jejak sebagai jurnalis untuk portal Infomoneter dan Redaktur Pelaksana di Majalah Business Review. Selain aktif di dunia jurnalistik, ia adalah penulis yang telah menerbitkan karya di bidang lingkungan, seperti buku yang berjudul "Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa

Lihat semua artikel →