Anak Usaha INDF Setor US$100.000 untuk Pendirian Perusahaan Pelayaran

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 13 Februari 2017 - 12:02 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY co.id -Jakarta – Ocean 21 Holdings Pte. Ltd., anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), mendirikan perusahaan pelayaran bernama Ocean Sukses Pte. Ltd. dengan modal disetor sebesar USD100.000. Demikian diungkapkan Elly Putranti, Corporate Secretary INDF.

  “Perseroan pada pertengahan 2016 lalu juga telah mendirikan perusahaan pelayaran bernama Ocean Glory Maritime Pte. Ltd.,” ujar Elly di Jakarta, Senin (13/02/2017).   Elly mengemukakan, INDF sebelumnya telah memiliki lima anak usaha yang berbisnis di bidang angkutan pelayaran. Kelima anak usaha INDF di bidang pelayaran tersebut berbasis di Singapura.   “Kelima anak usaha tersebut adalah Ocean Phoenix Pte Ltd, Ocean Amazing Pte. Ltd, Ocean Ace Shipping Pte. Ltd, Ocean Hiry Pte. Ltd dan Glory Sky Enterprise Pte. Ltd, dengan kepemilikan saham di masing-masing anak usaha itu berkisar antara 88-100%,” pungkas Elly.   Per September 2016, Indofood membukukan pertumbuhan penjualan 4,8% menjadi Rp48,87 triliun dibandingkan dengan realisasi penjualan per September 2015 sebesar Rp46,63 triliun. Penjualan ini dikontribusikan oleh penjualan produk-produk konsumen bermerek (consumer branded products) sekitar 52%, Bogasari sebesar 23%, agribisnis sekitar 17% dan kegiatan distribusi sebesar 8%.   Dari penjualan per September 2016 sebesar itu, INDF mengalami lonjakan laba bersih sekitar 92,5% menjadi Rp3,24 triliun dibandingkan per September 2015 sebesar Rp1,68 triliun. Dengan demikian, marjin laba bersih INDF per September 2016 sekitar 3,44%.  

Hingga rehat tengah hari Senin (13/02/2017), harga saham INDF ditutup sebesar Rp8.000 per unit. Saham INDF ditransaksikan pada rentang harga Rp7.975-8.050 per unit pada sesi pertama perdagangan hari ini. Total volume transaksi sebanyak 24.614 lot bernilai total Rp19,70 miliar.***

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →