Sektor Pertambangan Topang Kenaikan Indeks di Sesi Pembukaan Perdagangan

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 13 Februari 2017 - 10:02 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka naik 30 poin, atau 0,6% ke posisi 5.396,56 pada perdagangan Senin (13/02/2017) pagi. Indeks tadi pagi sempat mencapai level tertinggi 5.404.

Kenaikan indeks tadi pagi ditopang oleh kenaikan indeks sektoral pertambangan sekitar 0,8%. Disamping itu, indeks sektoral industri dasar turut mendukung kenaikan indeks pertambangn tersebut. Sementara itu, indeks sektoral konsumer masih flat.

Saham-saham yang termasuk top gainers adalah saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang harganya naik Rp375 menjadi Rp9.625 per unit, saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) yang harganya menguat Rp370 ke posisi Rp3.230 per unit dan saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) yang harganya meningkat Rp300 menjadi Rp4.680 per unit.

 

Adapun saham-saham ayng termasuk top losers adalah saham PT Hero Supermarket Tbk (HERO) yang harganya turun Rp155 ke Rp1.100 per unit, saham PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) yang harganya terpangkas Rp150 menjadi Rp5.550 per unit dan saham PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) yang harganya tergerus Rp120 menjadi Rp62.900 per unit.

Disamping IHSG, berbagai indeks lainnya juga mengalami kenaikan. Mereka adalah Indeks LQ45 naik 6,97 poin atau 0,8% ke posisi 900, Jakarta Islamic Index (JII) meningkat 3,92 poin atau 0,6% menjadi 705, indeks IDX30 menguat 3,87 poin atau 0,8% ke 487 dan indeks MNC36 tumbuh 2,70 poin atau 0,9% ke posisi 304.***

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →